oleh

2 Tahun Bantuan Hukum Gratis Pemkab Sinjai Sentuh Warga Kurang Mampu

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Program bantuan hukum gratis bagi warga kurang mampu oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai terus berjalan.

Hingga kini, setidaknya belasan warga kurang mampu memanfaatkan program yang dicetuskan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Hj. A. Kartini Ottong pada tahun 2018 lalu.

Bantuan hukum gratis ini salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai yang tertuang dalam visi dan misi Pemkab.

Tujuannya, untuk melindungi hak-hak hukum masyarakat yang selama ini tidak mampu membiayai perkara hukum, utamanya mereka yang tergolong miskin atau kurang mampu.

BACA JUGA: BKPSDMA Sinjai: CPNS 2019 Bisa Pilih Lokasi SKB, ini Syaratnya

“Pada tahun 2018 lalu itu ada 9 perkara yang kita dampingi terdiri dari 8 kasus perdata dan 1 kasus pidana dan di tahun 2019 sampai sekarang ada 8 kasus terdiri dari 7 kasus perdata dan 1 kasus pidana, bahkan masih ada sementara yang berproses”, kata Kabag Hukum dan HAM Setdakab Sinjai, Muhtar, Senin (3/8/2020)

Dikatakan, bahwa program ini berdasarkan Peraturan daerah Kabupaten Sinjai Nomor 18 Tahun 2013 tentang pemberian bantuan hukum kepada masyarakat miskin, kemudian disusul dengan adanya Peraturan Bupati Sinjai Tahun 2018.

Sedang mekanisme pendaftarannya bisa melalui Bagian Hukum Setdakab dan juga bisa melalui lembaga bantuan hukum yang bekerjasama dengan Pemkab Sinjai.

BACA JUGA: 13 Nakes Nusantara Sehat Ditugaskan di Sinjai, Plt Kadinkes Tekankan ini

Muhtar mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga miskin, jika tersandung hukum. Pemkab Sinjai siap mendampingi dengan menyiapkan pengacara.

“Warga cukup menyampaikan surat permohonan, melampirkan kartu identitas serta surat tidak mampu dari pejabat berwenang. Bantuan hukum tidak dipungut biaya sepersenpun sampai perkaranya diputus di Pengadilan,” tuturnya.

Terkait Inovasi bantuan hukum gratis, Bupati Sinjai pernah diundang menjadi Pembicara pada Word Justice Forum VI , yang diselenggarakan Word Justice Project di Word Justice Forum Convention Center, Den Haag, Belanda dan juga pada Konferensi Nasional Bantuan Hukum II, di Denpasar Bali tahun lalu. (Ay)

Editor/Andis

Komentar Facebook

BERITA TERBARU