oleh

Angka Penderita Kusta Tinggi, Kemenkes Bersama Dinkes Sinjai Gelar Advokasi Sosialisasi dan Pelaksanaan Intensifitas Kampanye Eliminasi Kusta dan Eradikasi Frambusia

Kabarsinjai.com – Kementrian Kesehatan bekerjasama Dinas Kesehatan Sinjai menggelar Advokasi, Sosialisasi dan Pelaksanaan Intensifikasi Penemuan Kasus Kusta dan Frambusia melalui kampanye Eliminasi Kusta, di Ballroom Cafe Orange Hotel Sinjai, Sabtu (4/11/2017).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Indonesia mencapai target Eliminasi Kusta tingkat provinsi tahun 2019 dan Eradikasi Frambusia tingkat Nasional tahun 2020.

Ketua Panitia Syamsul Bahri dalam laporannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan program dalam menanggulangi penyakit menular seperti Kusta dan Frambusia yang dilakukan melalui kampanye dan untuk meminimalisir program terhadap kejadian penyakit menular tersebut.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam pengendalian penyakit menular dilingkungan masyarakat,” ungkapnya,

Sementara itu Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Setdakab Sinjai, dr. Hj. Nikmat B Situru sangat mengapresiasi kegiatan advokasi dan sosialisasi ini. Menurutnya ini sangat penting dilaksanakan mengingat penderita penyakit Kusta tahun 2016 dikabupaten Sinjai meningkat dibanding tahun 2015 yang mencapai 79 penderita.

“Melihat masih tingginya prevalensi penyakit kusta di Kabupaten Sinjai, yang menempati urutan pertama di Sulsel, maka perlu dilakukan terobosan program yang mempunyai daya ungkit tinggi untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit kusta, minimal mensosialisasikan dan menemukan penderita untuk mengurangi masalah sosial di masyarakat,” ujar Nikmat B Situru

Untuk itu, melalui kesempatan tersebut Nikmat menyampaikan keseriusan dan perhatian pemerintah daerah dalam menanggulangi penyakit menular Kusta. Dibuktikan dengan melahirkan Peraturan Daerah (Perda) Penanggulangan penyakit HIV-AIDS, TB dan Kusta.

“Ini bukti Pemerintah daerah melalui kebijakan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2013-2018 telah memasukkan penyakit kusta menjadi salah satu penyakit prioritas yang harus segera dikendalikan melalui Perda Penanggulangan Penyakit HIV-AIDS, TB dan Kusta,” jelasnya.

Adapun pemateri pada kegiatan advokasi dansosialisasi ini yakni, Wakil Ketua Komisi IX(Sembilan) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Kepala Subdit pengendalian penyakit tropis menular langasung Kementrian Kesehatan RI, Kepala Seksi pencegahan dan pengendalian penyakit menular Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua II DPRD Sinjai berserta jajarannya, Forkopimda, para Kepala Puskesmas Se- Kabupaten Sinjai, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan serta Tokoh Pemuda.(*)

Editor   : A. Mirza.

Komentar Facebook