oleh

Apa Kabar Kasus Trotoar? Kejari Sinjai Jelaskan Seperti Ini

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Kasus dugaan korupsi pembangunan trotoar di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara yang menelan anggaran Rp870 Juta pada penganggaran APBD Tahun 2018 terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai.

Namun sayangnya, kasus yang sudah lima bulan bergulir itu, pihak Kejari Sinjai belum menetapkan tersangka.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sinjai, Noer Adi yang dimintai tanggapan mengenai hal tersebut, menegaskan kasus ini masih dalam tahap proses dan akan terus berlanjut.

Baca Juga: Ini Jadwal Pengambilan Kartu Tes CPNS Sinjai Untuk Formasi Guru PAI, Formasi Lainnya?

“Kasus trotoar ini masih bergulir dan saat ini masih dalam tahap penyidikan,” ungkap Noer Adi dalam Press Release di Aula Kantor Kejaksaan Sinjai, Rabu sore (8/1/2020)

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan audit teknis dan melakukan pemeriksaan lapangan terkait aspek teknik pengerjaan pembangunan trotoar tersebut.

Dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya melibatkan tim teknis dari Provinsi atau tim ahli dari cipta karya bina marga untuk melakukan pemeriksaan terkait berapa besaran spek yang tidak diikuti sesuai dengan kontrak begitupun dengan volume pekerjaan pembangunan itu.

“Nah setelah ada hasil dari tim teknis kita akan menindaklanjutinya kepada auditor (BPKP) untuk menghitung terkait dengan selisih kerugian negara yang ditimbulkan,” terang. Noer Adi yang saat ini akan dimutasi ke Kejaksaan Pacitan, Provinsi Jawa Timur.

Noer Adi memastikan dalam kasus ini, Kejari Sinjai akan menetapkan tersangka, apalagi kasus ini sementara dalam tahap penyidikan.

Baca Juga: Entah Apa yang Merasuki Pria Ini Tega Cabuli Anaknya Hingga Hamil Lima Bulan

“Jadi harap bersabar, karena saya tegaskan disini bahwa ketika kasus sudah masuk dalam ranah penyidikan dan terdapat cukup alat bukti maka tidak ada alasan untuk tidak meneruskan kasus tersebut,” tegas Noer Adi didampingi Kasi Pidsus, Hari Surahman, Kasi Intel Zainal, dan beberapa Kasi Kejari Sinjai.

Selain trotoar, Kejari Sinjai juga menangani sejumlah kasus dugaan korupsi diantaranya kasus Revitalisasi cagar budaya Benteng Balangnipa pada Balai Pelestarian Cagar Budaya dalam anggaran APBN 2018. (Red)

Editor/Bahar

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU