oleh

ASA Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Sinjai Tetap Jalan, Ini Alasannya

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Di tengah merebaknya virus corona atau covid-19, pembangunan infrastruktur jalan di Sinjai, Sulawesi Selatan tetap berjalan.

Hal itu dipastikan oleh Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (9/4/2020) kemarin.

Bahkan dikatakan jika pembangunan infrastruktur ini sudah menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

“Jadi pembangunan infrastruktur yang sudah dialokasikan daerah terus berjalan sebagai bagian sektor ekonomi yang tetap dipertahankan di tengah ancaman wabah COVID-19 saat ini”, Jelasnya.

Sebab, urai Bupati ASA beberapa pembangunan infrastruktur yang menjadi komitmen pemerintah sudah kontrak dan anggarannya sudah siap.

Lihat juga: Sekretariat DPRD Sinjai Berbagi APD dan Logisitik dengan Petugas Posko Covid-19

“Secara garis besar untuk pembangunan infrastruktur sudah kami jalankanl”, Pungkasnya.

Pada intinya, tambah Alumnus Monash University Melbouene Australia ini progres pembangunan yang sudah direncanakan dan pengadaan tender telah dilakukan kontrak akan terus berjalan, meski ancaman virus corona menjadi pusat perhatian pemerintah.

Sedang, aspek tertentu yang tidak berkaitan langsung dengan masyarakat seperti perjalanan dinas, rapat-rapat, itu yang anggarannya dipangkas untuk sektor lainnya yang lebih urgen.

Seperti anggaran sekitar Rp.8,5 miliar yang dialokasikan untuk mem-back up percepatan penanganan virus corona.

Sesuai dengan komitmen Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) sejumlah ruas jalan yang telah ditetapkan dalam perencanaan pembangunan, kini dalam tahap pengerjaan.

Lihat juga: Pemkab Siapkan Hotel Sinjai Jadi Ruang Isolasi Covid-19.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sinjai, Andi Taufik Asapa berujar, pengerjaan jalan yang panjangnya seratus Kilometer lebih tersebut dimulai sejak akhir bulan Maret 2020 dan berakhir pada September mendatang atau 6 bulan pengerjaan.

Pengerjaan jalan yang bersumber dari anggaran pinjaman daerah sebanyak Rp165 Miliar lebih ini, terbagi dua yaitu hotmix dan rabat beton. Pembangunan itu difokuskan di delapan Kecamatan. (adv)

Editor / Bahar

Komentar Facebook

BERITA TERBARU