oleh

Bahas MPOS, Bapenda Kumpulkan Pengusaha Warung, Restoran, Wisma dan Hotel di Sinjai

KABARSINJAI.COM, Sinjai –  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali kumpulkan para pengusaha rumah makan, restoran, Wisma dan Hotel yang ada di Kabupaten Sinjai

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai II Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai, Kamis (26/09).

Kegiatan ini dalam rangka mengsosialisasikan penggunaan alat perekam transaksi pembayaran secara on line atau Mobile Payment Online Sistem (MPOS) pada pengusaha rumah makan, restoran maupun wisma dan perhotelan.

“Jadi pertemuan ini merupakan tahap ketiga yang diikuti sekitar 40 pengusaha rumah makan, restoran, Wisma dan Hotel yang ada di Sinjai”, Ungkap Kepala Bappeda Sinjai, Asdar Amal Darmawan kepada media ini.

Dikakatakan pemasangan MPOS di sejumlah tempat di Kabupaten Sinjai ini merupakan wujud transparansi pengelolaan pajak baik rumah makan, restoran maupun pengusaha Wisma dan Hotel.

“Dalam sosialisasi ini, mereka kita beri pemahaman atau penjelasan soal pemasangan MPOS tersebut, termasuk manfaat dan aturan pajak yang dikenakan sesuai undang-undang, pajak PPN dan PPH sebanyak 10 persen dari konsumen”, Jelasnya.

Lihatj juga:  Bupati Sinjai Minta Pewarung Kerjasama yang Baik Melalui Penerapan MPOS

Sosialisasi ini juga dalam rangka mengoptimalkan pendapatan pajak daerah, sekaligus mencegah adanya pelanggaran di sektor pajak dan sebagainya.

Ia berharap setelah sosialisasi ini, para pengusaha rumah makan maupun restoran dan lainnya dapat memahami dan melaksanakaan kewajibannya sebagai maayarakat yang taat pajak.

“Itu harapan kami dan yakin saja bahwa pungutan pajak yang dikumpulkan melalui penerapan sistem pajak online ini kembalinya ke masyarakat dalam hal peningkatan pembangunan daerah, seperti contohnya perbaikan jalan dan lainnya”, Pungkasnya.

Disamping itu, Mantan Kepala Balitbanda Sinjai ini juga mengajak mereka, terutama yang telah menggunakan prangkat transaksi pembayaran secara on line ini dapat bekerjasama dengan baik dan tertib pajak.

“Hal ini juga merupakan sebagai bagian dari sosialisasi pemanfaatan alat perekam transaksi online yang terkoneksi, sebagai tindak lanjut kerjasama dan pembinaan dari KORSUPGAH KPK RI”, Tutup Asdar didampingi Abdul Wahid, (**)

Editor / Bahar

Komentar Facebook

BERITA TERBARU