oleh

Bapenda Sinjai Libatkan Tim Pengawas Alat Perekam Transaksi Online, Ini Tugasnya

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Guna memaksimalkan penggunaan Mobile Payment Sistem Online (MPOS), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sinjai, Asdar Amal Darmawan menyiapkan tim khusus pengawas.

Tim tersebut bertugas memantau aktifitas MPOS yang telah terpasang di sejumlah rumah makan, warung dan restoran di Kabupaten Sinjai.

Menurut mantan Kepala Balitbangda Sinjai ini, hal itu juga untuk menjamin transparansi pelaksanaan pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga: Genjot Penerimaan Pajak, Pemkab Sinjai Serahkan Alat Perekam Transaksi Online ke Pengusaha

Karena ketika transaksi itu terjadi, ungkapnya, maka otomatis Bapenda mempunyai rekaman dan mengetahui potensi pajak yang terutang pada rumah makan tersebut.

“Ketika ada masalah jaringan atau kuotanya habis maka tim bisa mengantisipasi, termasuk ketika kertas print Outnya habis, atau tiba-tiba tidak diaktifkan atau offline maka ada petugas yang bisa mengingatkan,” ungkap Asdar Amal Darmawan, Selasa (20/08/19) usai penyerahan MPOS di salah satu rumah makan di Jalan Persatuan Raya.

Untuk itu, Asdar berharap peran aktif masyarakat sebagai konsumen yang memanfaatkan jasa rumah makan, warung dan restoran agar tidak lupa meminta struk atas pembayaran yang dilakukan.

Dengan begitu, tambahnya masyarakat sebagai konsumen juga bisa menjamin penerimaan PAD masuk ke kas Daerah.

Baca Juga: Tidak Main-Main, Bupati Sinjai Harap OPD Prioritaskan Pelayanan Publik

“Sebelum pemasangan di bulan Januari potensi pajak di salah satu tempat yang dipasangi hanya Rp800 lebih perbulan, tapi dengan setelah pemasangan bulan Juni potensi penerimaan pajak mencapai Rp4 Juta lebih per bulan,” jelasnya.

Hingga saat ini telah terpasang 21 MPOS di sejumlah Ruman makan, warung dan restoran. Di tahap pertama, Bapenda memasang 7 buah MPOS sebagai langkah awal, dan disusul 14 MPOS yang diserahkan langsung oleh Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa kepada pengusaha.

MPOS tersebut berfungsi sebagai alat perekam transaksi yang dilakukan di rumah makan atau restoran yang langsung terkoneksi dengan server Bapenda, Bank Sulselbar serta KPK. (Adi)

Editor/Andis

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU