oleh

Batas Tanah Pembangunan Puskesmas Manimpahoi Disoal, DPRD Sinjai Gelar RDP

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Pembangunan Puskesmas Manimpahoi, Kecamatan Sinjai Tengah menuai polemik terkait batas tanah dengan SD Negeri 62 Manimpahoi.

Inilah yang menjadi alasan Komisi I DPRD Sinjai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat DPRD Sinjai. Senin kemarin, (06/09/2021)

RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Sinjai, Jamaluddin dihadiri Wakil Ketua I DPRD Sabir dan para Anggota Komisi I DPRD, Muhammad Wahyu, Rustan, Hj. Nurbaya Toppo, Zahra Usman, Hasna dan A. Nurbati.

Dalam pertemuan itu, Anggota Komisi I DPRD Sinjai Muhammad Wahyu, menyayangkan ketidak hadiran dari kontraktor pelaksana padahal sudah diundang.

BACA JUGA: DLHK Sinjai: Izin Pertambangan Kini Ditangani Pemerintah Pusat

“Artinya kontraktor pelaksana tidak ada etikad baiknya untuk mencarikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi apalagi kita sudah mengundang,” katanya.

Wakil Ketua I DPRD Sinjai, Sabir menyampaikan bahwa apabila pihak kontraktor hadir pada pertemuan ini permasalahan yang terjadi bisa sedikit menemukan titik terang atau solusi karena diketahui kontraktorlah yang mengetahui pembangunan Puskesmas tersebut.

“Olehnya itu, Insya Allah kita sama-sama akan melakukan pengecekan dilokasi terkait batas tanah tersebut dan segera menemukan solusi yang terbaik” ucapnya.

BACA JUGA: Lakalantas di Sinjai Barat Meregang Nyawa Seorang Pemuda

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, drg. Farina Irfani menjelaskan bahwa gambar dena pembangunan Puskemas Manimpahoi tersebut dibuat oleh pihak perencana berdasarkan sertifikat resmi.

“Jadi gambar dena yang dibuat berdasarkan sertifikat itu, kami juga siap apabila Anggota DPRD akan melakukan pengecekan dilokasi,” jelasnya.

BACA JUGA: Gencarkan Vaksinasi, Bupati ASA Apresiasi Upaya TNI-Polri

Dirinya juga mengaku terbuka untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait hal tersebut.

Kesimpulan dari RDP tersebut, Komisi I DPRD Sinjai bersama pengelola aset dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan beserta kontraktor akan melakukan pengecekan langsung di lokasi agar persoalan tersebut dapat menemukan solusi. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU