Beraksi di Sinjai, Pelaku Curanmor Asal Bone Diringkus, Ternyata Juga Spesialis Pencuri Helm

KABARSINJAI – MA warga Desa Bulu Tanah, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, harus berurusan dengan petugas kepolisian resor (Polres) Sinjai. Pemuda 24 tahun ini merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) pada 24 April 2024 lalu.

Petugas Satuan Reskrim Polres Sinjai berhasil meringkus MA tanpa perlawanan saat sedang berada di salah satu kedai di Jalan AP Pettarani, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, sekira pukul 22:30 Wita, Senin (10/6/2024) malam.

Kasat Reskrim Polres Sinjai IPTU Andi Rahmatullah, membeberkan bahwa penangkapan MA berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP-B/109/IV/2024/SPKT/Polres Sinjai, tanggal 26 April 2024, atas nama korban Dwi Novianti Suardi (24), yang terjadi pada Kamis, 25 April 2024, sekitar pukul 14.30 wita.

Tempat kejadian perkara (TKP) berada di samping Toko Kirani Packaging Aneka Plastik, Jalan Petta Ponggawae, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Rahmatullah menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika korban memarkir motornya di samping toko Kirani Packaging Aneka Plastik pada pukul 13.00 wita dan masuk ke toko tempatnya bekerja.

Sekitar pukul 14.30 wita, saksi berinisial UA keluar dari toko dan mendapati motor korban sudah tidak ada di tempatnya. Saksi segera memberitahu korban bahwa motornya hilang atau dicuri.

Dari serangkaian penyelidikan akhirnya pelaku Curanmor dapat diidentifikasi. “Hasil penyelidikan MA berada di salah satu kedai untuk memesan makanan dan akhirnya diringkus. Setelah dilakukan pencocokan nomor rangka dan nomor mesin motor korban yang hilang, dan ternyata cocok,” jelas Rahmatullah, Selasa (11/6/2024).

Menurut pengakuan pelaku, ia membawa motor tersebut dalam keadaan kunci kontak yang masih melekat. Kemudian memasangkan plat nomor palsu yang dibeli seharga Rp70 ribu.

“Pengakuannya kunci masih menempel, dan langsung dibawa pergi. Tiga hari kemudian, pelaku membeli plat nomor palsu seharga Rp70 ribu,” sambungnya.

Dari hasil interogasi itu, juga terungkap fakta bahwa pelaku mengakui telah mengambil helm di beberapa tempat di Kabupaten Sinjai, yaitu di Kantor Pos Sinjai, Kantor Dinkes Sinjai, penjual es campur di Jalan Persatuan Raya, dan di Toko Bintang. Helm-helm tersebut kemudian dijual oleh pelaku.

“Barang bukti yang berhasil diamankan diantara satu unit motor merk All New Aerox warna hitam, dua pasang plat nomor palsu, dan satu bilah pisau kecil. Helm yang dicuri pelaku telah dijual, menurut pengakuannya,” jelasnya. (*)

Komentar