oleh

Bocah SD di Sinjai Selatan Tewas Usai ‘Digilas’ Mini Bus

KABARSINJAI.COM, – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di jalan Persatuan Raya Bikeru samping SMA Negeri 2 Sinjai (SMA Bikeru), Desa Alenangka Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulsel, Rabu (15/8/2018) memakan korban.

Kejadian ini terjadi sekira pukul 13.40 Wita, dan korban diketahui korban adalah Nining (8) siswi SD Negeri 47 Joalampe, merupakan anak dari pasangan Aras (36) dan Fitriani (30), meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai, setelah ditabrak mobil merk Toyota Innova.

Baca Juga:
Ini Nama Khatib Sholat Idul Adha di Lapangan Sinjai Bersatu
Serunya Lomba Tradisional Pesta Rakyat Pemuda Alenangka Sinjai

Berdasarkan informasi yang berhasil disadap media ini, kronologi kejadian berawal saat korban (Nining red) menyebrang di jalan poros sekitar SMA Bikeru, saat pulang dari antar bekal untuk neneknya di sawah, tiba-tiba datang mobil toyota inova melaju kencang dari arah Bulukumba menuju Sinjai, menabrak korban.

“Nining (Korban red) terlempar ke pinggir jalan dan saya langsung membawa ke Puskesma Samaenre dan dirujuk ke RSUD Sinjai,” ujar Hikmawati, salah seorang warga.

Kendati korban sempat dilarikan ke RSUD Sinjai, namun nyawanya tidak sempat tertolong akibat luka parah pada bagian kepala.

“Dia meninggal di rumah sakit Sinjai, sekitar pukul 22.00 Wita dan mayatnya rencana dikebumikan di Pekuburan Umum Bulupaccing,” terangnya.

Sumber lainnya menyebutkan, mobil yang menabrak korban tidak berhenti di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), melainkan ada upaya melarikan diri. Hanya saja, sempat dikejar dan dihentikan oleh salah seorang warga.

“Saat dengar pelaku melarikan diri saya langsung melakukan pengejaran dan berhasil melihat mobil bersangkutan di penurunan Mangottong sekitar 2 Km dari pusat Kota Sinjai. Saya ikuti terus, pas di perapatan jalan Bayangkara pelaku justru ambil bagian badan jalan sebelah kanan di ujung jalur dua (Tidak mengambil seblah kiri arah Polres red), ada indikasi tidak mau menyerahkan diri ke pihak yang berwajib. Makanya daripada lolos, saya palang di lampu merah dan membawa pelaku Ke polres Sinjai untuk diproses lebih lanjut,” urai Daeng Sirua (Daeng Nuru red).

Baca Juga:
Umumkan Hasil Pilkada, dan Calon Pengganti Wakil Ketua, DPRD Sinjai Gelar Rapat Paripurna Istimewa
Meriah, TK Pertiwi III Sangiaseri Juarai Lomba Karnaval di Sinjai Selatan

Sekedar diketahui kedua orang tua korban, saat ini masih di daerah Kalimantan dan diperkirakan tiba di Makassar, 16 Agustus 2018 sekitar pukul 19.30 Wita.

“Kita tidak bisa tunggu kedua orang tuanya karena baru mau star dari Kalimantan” Ujar Ato tetangga dekat korban sambil manambahkan, kalau selama ini korban tinggal bersama Neneknya. (At)

Editor/Chalik.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU