oleh

Bupati Apresiasi Pengembangan Klaster Inovasi Gula Aren di Sinjai Yang digagas Oleh Kemenristekdikti

Kabarsinjai.com – Bupati Sinjai, H.Sabirin Yahya, membuka Focus Group Discussion (FGD) Klaster inovasi gula aren di Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Rabu (04/10).

Acara ini dihadiri oleh Direktur Sistem Inovasi Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Direktur Inovasi Universitas Hasanuddin bersama ketua LP2M Unhas serta tim teknis klaster inovasi gula aren Unhas, Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan dan Wilayah Sulsel, tenaga ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Tata Kelola Kehutanan selaku Ketua Asosiasi Aren Indonesia, para kepala OPD, para Kepala Bagian Setda kab. Sinjai.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Sinjai, Andi Asdar Amal Darmawan mengungkapkan bahwa, kegiatan ini untuk menyamakan persepsi antar semua stakeholder terkait baik dari OPD maupun dari Unhas selaku tim teknis serta Kemenristek Dikti sebagai pemberi bantuan dana.

“Kabupaten Sinjai, khususnya di Sinjai Borong produksi yang dihasilkan oleh petani gula aren mencapai 15 ton/hari. Kedepan bagaimana kita membangun industri gula aren di Kabupaten Sinjai sebagai komoditi unggulan daerah sehingga dapat menembus pasar dan mampu menambah penghasilan petani gula aren,” katanya.

Sementara itu Bupati Sinjai, H. Sabirin Yahya menyampaikan apresiasi kepada Kemenristekdikti  atas bantuan untuk membangun industri gula aren di Sinjai. Menurutnya, inovasi ini sangat tepat mengingat potensi gula aren sangat besar di Sinjai dan tersebar di 8 kecamatan.

“Kami mengharapkan bantuan inovasi ini untuk menghasilkan gula aren sesuai dengan permintaan pasar. Inovasi ini dibutuhkan sentuhan teknologi dan saya harap potensi gula aren semakin meningkat, untuk itu kepada OPD terkait dapat merumuskan program dan kegiatan yg tepat sesuai dengan kewenangan masing-masing untuk mendukung upaya pengembangan gula aren sebagai komoditi unggulan daerah,” harapnya. (*)

Editor   : A. Mirza.

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU