oleh

Bupati ASA Minta Penyaluran Bantuan UMKM Prioritaskan Prokes

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Prioritaskan protokol kesehatan (Prokes) penanganan Covid-19 menjadi perhatian khusus Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) pada penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) di Kabupaten Sinjai.

Penerapan prokes pada penyaluran BPUM itu menurut orang nomor satu di Pemerintahan Sinjai itu penting guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Ditempat penyaluran agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Kita berharap penyaluran bantuan untuk pelaku usaha berjalan dengan baik,” kata ASA usai menyerahkan secara simbolis BPUM itu kepada penerima manfaat di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Rabu (23/9/2020)

Pada kesempatan itu, Bupati ASA juga meminta dukungan dari pihak Forkopimda seperti Kapolres Sinjai dan Kodim 1424 untuk membantu dalam pengawasan Prokes saat penyaluran berlangsung.

BACA JUGA: Bantuan UMKM, Bupati Sinjai Minta Dimanfaatkan untuk Modal Usaha

Sementara itu, Pihak Perbankan, Andi Amrullah mengatakan, sejak beberapa hari terakhir masyarakat atau penerima manfaat mulai berdatangan di Kantor BRI untuk melakukan pengecakan. Meski pihaknya, telah menerima ribuan data penerima Bantuan Usaha Produktif Masyarakat (BUPM) tersebut, namun, pihaknya telah melakukan pengaturan sedemikian rupa untuk menghindari kerumunan.

“Kami sudah melakukan pengaturan serta bagi beberapa tempat untuk penyalurannya dan itu bisa dilakukan di seluruh unit kerja BRI, karena kami sendiri punya 11 kantor unit, 1 kantor cabang. Hal ini kita lakukan agar semua masyarakat bisa terlayani,” ungkap Andi Amrullah.

Khusus untuk di kantor cabang, kata Amrullah pihaknya membagi antrian hingga 200 per hari. Antrian itu, berada di depan kantor dan bagian belakang.

BACA JUGA: Jumlahnya Meningkat, Baznas Sinjai Bakal Bedah 20 Rumah

“Alhamdulillah, sampai kami kemarin semuanya berjalan lancar. Jadi kami membagi masyarakat yang bisa masuk di jalur antrian dan mereka tetap jaga jarak, pakai masker dan wajib memakai hand sanitizer,” ujarnya.

Penyaluran yang dilakukan sejak Jumat, (18/9/2020), sambung Andi Amrullah, sudah sekitar 20 persen dari seluruh jumlah penerima yang sudah masuk di rekening penerima. (Ads)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU