oleh

Bupati dan Wabup Sinjai Batal Disuntik Vaksin, ini Kendalanya

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Meski sebelumnya Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) masuk dalam daftar penerima suntikan vaksin Covid-19, namun pemberian vaksin terhadap ASA batal dilaksanakan.

Hal itu diketahui usai ASA menjalani screening sebelum pencanangan vaksin tahap pertama atau dosis pertama yang berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai, Senin (1/2/2021)

Selain ASA, Wabup Sinjai Hj Andi Kartini Ottong juga tidak memenuhi syarat untuk dilakukan vaksinasi karena mengalami riwayat penyakit diabetes.

Hal yang sama juga dialami oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal dan Sabir yang juga mempunyai riwayat penyakit diabetes sehingga dinyatakan tidak layak di vaksin.

Sedangkan pejabat yang memulai pencanangan vaksinasi, diantaranya Kajari Sinjai Ajie Prasetya, Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf Ely Asyer Sitompul, Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai Dr H Mukhlis Isma, dan Direktur RSUD Sinjai dr Kahar Anies.

BACA JUGA: Penyuntikan Vaksin Covid-19 di Sinjai Dimulai Hari ini

Bupati ASA, yang dikonfirmasi sejumlah awak media membenarkan jika dirinya tidak memenuhi syarat untuk menerima Vaksin dosis pertama itu.

Menurut ASA, dari hasil screening dirinya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena pernah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Salah satu pertanyaannya dokter, apakah saya pernah terkonfirmasi Covid-19? saya jawab Iya karena memang saya pernah dinyatakan positif. Atas dasar itu, saya dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk divaksin”, pungkasnya sambil memperlihatkan hasil Screeningnya.

Kendati demikian, ASA mengimbau masyarakat untuk tidak takut dengan vaksin karena telah melalui uji klinis dari Kementerian Kesehatan.

BACA JUGA: Bulan ini, OPM Akan Menggelar Kongres Pertamanya

“Saya imbau agar masyarakat tidak takut divaksin, karena vaksin ini telah melalui uji klinis dari Kemenkes RI, dan sudah banyak pejabat yang divaksin dan belum ada kejadian yang tidak diinginkan”, imbuhnya.

Sementara itu, Wabup Sinjai Andi Kartini Ottong juga tidak memenuhi syarat untuk dilakukan vaksinasi karena mengalami riwayat penyakit diabetes.

Hal yang sama juga dialami oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal dan Sabir yang juga mengidap penyakit diabetes sehingga dinyatakan tidak layak divaksin.

Sekadar diketahui, vaksinasi Covid-19 mulai dilaksanakan hari ini. Vaksin ini diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Sedang jumlah dosis vaksin yang telah disiapkan sebanyak 3.680 vial. Jumlah tersebut akan digunakan untuk dua kali putaran, dengan rentang waktu pemberian antara vaksin pertama dan vaksin kedua yaitu 14 hari kedepan. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU