oleh

Bupati Sinjai Sasar Warga Penerima BLT Desa Pasimarannu

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa di Desa Pasimarannu, Kecamatan Sinjai Timur, Jumat (8/5/2020)

Penyaluran BLT Dana Desa pertama di Sinjai ini, dilakukan secara door to door dengan melibatkan Ketua DPRD Sinjai, Wakil Bupati Sinjai, Forkopimda, Sekda Sinjai dan pejabat daerah lainnya.

Bupati Sinjai ASA mengatakan, penyaluran BLT dana desa bulan pertama di Desa Pasimarannu dalam rangka pengamanan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial ditengah mewabahnya virus corona.

“Mudah-mudahan masyarakat yang mendapat bantuan bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari selama tiga bulan, karena memang banyak dari masyarakat kita sudah tidak bekerja lagi”, pungkas ASA usai menyalurkan langsung bantuan itu.

Baca Juga: Dinsos Mulai Distribusi Kartu BPNT Perluasan di Sinjai Utara, Segini Jumlahnya

Pemerintah tambah ASA, menjamin bantuan ini akan tepat sasaran, sebab prioritas penerima bantuan kata dian adalah keluarga yang kurang mampu.

“Selain kurang mampu ditambah fisik tidak mampu digunakan untuk bekerja, dan tidak sedang menerima bantuan lain dari pemerintah”, sambung ASA yang didampingi Ketua TP PKK Sinjai Hj Nurhilda Daramata Seto.

Hal ini dinilai penting, agar bantuan yang diberikan tidak tumpang tindih. Apalagi, bantuan sosial (bansos) yang digulirkan pemerintah banyak sumbernya, tentunya dengan mengikuti koridor dan aturan yang berlaku yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Terciduk Berduaan Dikosan, Seorang Tukang Batu dan Pelayan Warung Coto Diamankan

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Pasimarannu Andi Kurniati mengatakan, data penerima BLT ini berdasarkan hasil musyawarah desa bersama tokoh masyarakat dan BPD, telah disepakati penyaluran BLT dana desa kepada 164 Kepala Keluarga.

3 diantaranya ditangguhkan sebab terdaftar menerima bantuan serupa atau Bantuan Penanganan Covid-19 dari Kementerian. Data penerima itu pun kata dia telah disampaikan ke publik dengan cara dipajang.

“Kalau besaran yang diterima masyarakat yakni, sebesar Rp600 ribu per orang (Kepala Keluarga) selama tiga bulan lamanya”, tandasnya. (Ay)

Editor/Andis

Komentar Facebook

BERITA TERBARU