Bupati Sinjai Ungkap Pentingnya Dapodik untuk Sekolah Secara Berkala

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, mengimbau sekolah untuk memperhatikan dan rutin menginput Data Pokok Pendidikan (Dapodik) setiap tahunnya ke kementerian pendidikan.

Hal itu menurut Andi Seto, sangat penting dan berpengaruh dalam validasi dan pembaruan (update) data terkini tentang kondisi sekolah yang sebenarnya.

Dengan begitu, kata dia, Kementerian bisa memilah bantuan seperti apa yang bersifat urgent dan dibutuhkan sekolah.

Baca Juga: Bupati Tinjau Rehab Sekolah Terdampak Angin Puting Beliung di Sinjai Timur

“Kedepannya kita senantiasa menghimbau kepada pihak sekolah agar rutin menginput kebutuhan sarana dan prasarana fasilitas sekolah yang nantinya akan diusulkan ke Kementerian terkait “, kata Andi Seto saat meninjau progres rehabilitasi bangunan sekolah di SDN 37 Bua, Selasa (03/09/19)

Selain itu, Bupati yang kenal dengan peduli pendidikan ini juga berharap agar pihak sekolah lebih mengedepankan kenyamanan para tenaga pendidik dan peserta didik dalam proses belajar mengajar dibandingkan keinginan untuk peningkatan akreditasi sekolah.

“Yang paling penting bagaimana anak-anak dan guru-guru kita bisa nyaman. Dengan demikian pasti setiap sekolah memiliki fasilitas sesuai kebutuhan standar masing-masing”, jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dr Andi Suryanto Asapa yang ditemui terpisah menuturkan, untuk tahun ini sebanyak 13 sekolah menerima bantuan rehabilitasi yang  bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Rehabilitasi sekolah itu dari tingkatan SD hingga SMP yang dikelola secara swadaya kelola sekolah. Selain rehab juga terdapat pembangunan WC, dan ruang perpustakaan.

Baca Juga: Dilepas Bupati Sinjai, Ini Tekad Perssin di Liga 3 Indonesia

“Seperti salah satunya SDN 31 Panaikang yang beberapa waktu lalu terdampak bencana puting beliung yang mendapat rehab tahun ini”, Katanya.

Ia berharap penginputan Dapodik dapat menjadi prioritas dalam rangka menunjang sarana dan prasarana belajar mengajar di sekolah. (Adi)

Editor/Bahar