oleh

Cegah Covid-19, Puluhan Napi ‘Dikeluarkan’ Dari Rutan Sinjai

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di tanah air. Salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020.

Selain itu diterbitkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi.

Khusus di Kabupaten Sinjai sendiri, sebanyak 42 warga binaan (Napi) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Sinjai berhak atas Asimilasi tersebut.

Baca Juga: Bupati Vidcon, Lapor ke Wagub Penanganan Covid-19 di Sinjai

“Kalau Sinjai seluruhnya ada 42 warga binaan yang mendapat jatah asimilasi”, tulis Kepala Rutan Kelas II Sinjai, Ince Muh Rizal yang dikonfirmasi via WhatsAppnya, Jumat (3/4/2020)

Hanya saja, Ince menegaskan dalam hak Asimilasi dan Integrasi tersebut warga binaan tidak sepenuhnya bebas.

“Jadi bukan dibebaskan tapi di Asimilasi rumah dan Integrasi (hanya tinggal dirumah)”, sambungnya.

Menurut Ince, Asimilasi dan Integrasi warga binaannya ini dilakukan sejak 1 April kemarin hingga hari ini 3 April 2020.

Baca Juga: Samsat Sinjai Hanya Melakukan Pelayanan Hingga Siang

“Tanggal 1 April 2020 ada 11 orang, tanggal 2 April 2020 ada 13 orang, serta tanggal 3 April 2020 ada 18 warga binaan yang sudah mendapatkan haknya”, jelasnya.

Dikatakan, masa tahanan yang di Asimilasi rumah dan Integrasi ini paling rendah 5 bulan dan paling tinggi 4 tahun. Hal itu juga disesuaikan dengan SK langsung dari Dirjenpas. (Adi)

Editor/Bahar

Komentar Facebook

BERITA TERBARU