oleh

Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Puskesmas Panaikang Adakan AMP

KABARSINJAI.COM – Dari data program Kesehatan Ibu dan Anak Puskesmas Panaikang, jumlah kematian bayi dari Januari – Agustus 2018 sebanyak 2 orang.

Hal tersebut terungkap pada kegiatan Audit Maternal Perinatal (AMP), yang digelar oleh Puskesmas Panaikang, Kecamatan Sinjai Timur, Kamis (23/08) kemarin.

“Jadi untuk tahun ini jumlah kematian bayi diwilayah Puskesmas Panaikang sebanyak 2 orang”, Ungkap dr. Syamsul Bahri Akhas, yang mewakili Kepala Puskesmas Panaikang.

Menurutnya guna mencegah atau mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut maka dilakukan
Audit Maternal Perinatal.

“AMP sendiri merupakan suatu kegiatan untuk menelusuri sebab kesakitan dan kematian ibu dan bayi dengan maksud mencegah kesakitan dan kematian dimasa yang akan datang”, Jelasnya.

Baca juga ;
Populerkan Mars SulSel Lewat Radio, Pj. Bupati Sinjai Harap Masyarakat Memaknainya
Sekwan Sinjai Sebut Tandatangan Elektronik Mudahkan Dalam Penyelesaian Dokumen
Ini Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Asal Sinjai

Tujuannya adalah untuk mengkaji penyebab dan mencari solusi dari kejadian kematian ibu dan bayi yang terjadi di wilayah kerja puskesmas Panaikang.

”Kami harap kedepannya terjadi penguatan kerjasama lintas sektor dalam kegiatan-kegiatan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan bayi baru lahir serta mendorong peningkatan mutu pelayanan bidan secara profesional sehingga angka kematian ibu dan bayi bisa ditekan hingga ke titik nol”, Sambung dr. Syamsul.

Supervisi dan review AMP yang diselenggarakan ini juga diharapkan bisa mengidentifikasi faktor-faktor penyebab serta yang mempengaruhi kematian ibu dan bayi.

Kegiatan sehari tersebut dihadiri oleh Bidang Kesehatan Keluarga Dinkes Sinjai, dokter umum puskesmas, bidan desa, bidan dusun, lintas sektor tingkat desa dan BKKBN wilker. (AaN)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU