Cegah Penyebaran Rabies, Anjing Liar di Sinjai Bakal Diracun

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Eliminasi atau peracunan Anjing liar bakal dilakukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sinjai. Aksi tersebut dijadwalkan pada Sabtu (24/8/2019) malam mendatang.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) DPKH Sinjai, drh. Mappamancu mengungkapkan, eliminasi atau peracunan itu dilakukan karena selama ini pihaknya telah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait banyaknya anjing liar yang meresahkan masyarakat.

Khususnya kata dia, eliminasi akan dipusatkan di Jalan Veteran, Lingkungan Batu Pake, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara.

Baca Juga: IWO Sinjai Terima Penghargaan TMMD Dari Dandim 1424

“Kami mengambil langkah-langkah preventif jangan sampai anjing berkeliaran tersebut menjadi penular penyakit rabies kepada masyarakat sekitar. Jadi ini untuk mengantisipasi juga,” kata Mappamancu saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (22/8/2019)

Dengan rencana eliminasi anjing liar tersebut, pihaknya meminta masyarakat yang memiliki hewan ternak seperti Kambing, Sapi dan hewan ternak lainnya agar mengurung sehari sebelum kegiatan eliminasi dilakukan.

“Kita juga sudah sampaikan ke masyarakat setempat baik secara langsung maupun melalui surat edaran yang dipublikasikan oleh media elektronik Radio Suara Bersatu FM,” tambahnya.

Agar tepat sasaran setiap umpan (racun), ungkapnya akan di awasi tiga orang petugas.”Kalau tidak dimakan kita akan ambil kembali umpannya sehingga setelah pelaksanan semuanya kembali normal,” jelasnya.

Selain upaya peracunan yang akan dilakukan, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat bahwa salah satu cara efektif untuk menghindari anjing liar berkeliaran di sekitar adalah dengan manajemen sampah.

Baca Juga: Diaspal Tahun Ini, Warga Honto Gareccing Sinjai Selatan: Terima Kasih Pak Bupati

Menurut, Mappamancu hal itu masih kurang dilakukan di Kabupaten Sinjai. Masyarakat ujar dia, belum menyadari bahwa salah satu perilaku anjing liar kenapa berkunjung berkeliaran karena manajemen sampah yang masih kurang.

“Misalnya, sisa-sisa makanan kita buang disekitaran rumah yang mana maksud kita untuk menghemat, akan tetapi penghematan tersebut tujuannya kita berikan kepada ayam peliharaaan misalnya, namun justru itu yang memancing datangnya anjing liar,” tandasnya. (Adi)

Editor/Andis