oleh

Corona, Salah Satu Warga Sinjai Merasa Dikucilkan Akibat Berita Hoax

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Beredarnya informasi tentang 7 orang positif Covid-19 di Kabupaten Sinjai bukan hanya membawa dampak pada perubahan status dari zona hijau menjadi zona merah, melainkan juga berdampak sosial pada salah satu masyarakat di Sinjai Tengah.

Hal tersebut dialami oleh warga berinisial BD (23) yang di sebut-sebut pernah kontak dengan salah satu  santri yang dinyatakan positif beberapa hari yang lalu.

BD (23) menyampaikan keresahannya bahwa ia merasa sangat terganggu dengan isu-isu di masyarakat yang menyebut dirinya positif.

Lihat juga: Warga Diminta Jujur Jika Pernah Kontak dengan Pasien Corona, Bupati: Jangan Dikucilkan

“Saya pribadi merasa resah dengan adanya isu-isu yang beredar di masyarakat bahwa saya pernah berkontak langsung dengan pasien tersebut sedangkan tidak ada bukti sama sekali” geramnya kepada media Ini.

Lanjut, ia menyampaikan bahwa dirinya memang mengakui bahwa dia katanya tidak pernah sama sekali kontak secara langsung.

“Saya mengakui, tidak pernah kontak dengan salah satu santri yang terdampak positif.

Lihat juga: Bagi Pasien Corona, ASA: Tetap Semangat, Lalu Masyarakat, Ini Pesannya

Sementara itu, BD membenarkan adanya isu-isu yang membuat BD (23) resah dan di kucilkan.

BD menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah mengkonsumsi informasi dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya

“Jadi saya menyampaikan kepada masyarakat agar tidak mudah mengonsumsi informasi ataupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya karena kasiha saudara BD (23). ini belum jelas, sudah di kucilkan sedangkan seharusnya kita sama-sama mendoakan dan mensupport dan menguatkan satu sama lain”,  ajak dia. (**)

Editor / Bahar

Komentar Facebook

BERITA TERBARU