oleh

Detik-detik Proses Pemakaman Korban Penikaman di Sinjai, Keluarga Sempat Menolak

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Jenazah, Andi Asdar (44) korban penikaman yang dilakukan oleh tetangganya, Anwar (41) di Dusun Tomantang, Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai telah di makamkan, Senin (25/05) kemarin.

Namun saat prosesi pemakaman, keluarga menolak untuk dikuburkan sebelum Marlena, Istri pelaku ikut ditangkap polisi.

Asdar sendiri tewas di ujung badik tetangganya pada Minggu (24/5/2020) malam.

” Kami keluarganya tidak mau mengubur jenazah Asdar sebelum Marlena ikut ditangkap polisi,” kata adik ipar Asdar bernama Mahmud kepada media ini.

Baca Juga: Kapolres Ungkap Fakta Sebenarnya Peristiwa Berdarah di Sinjai Borong Hingga Tewaskan Satu Orang

Rencana penguburan sempat tertahan. Dan setelah polisi setempat memperlihatkan foto penahanan Marlena di Polres Sinjai, barulah mereka mau mengubur jenazah Asdar.

Korban dikubur di kebun miliknya yang terletak di bagian belakang rumahnya di Dusun Tomantang, Desa Bontosinala.

Sebelumnya Sang mantan hansip Desa Bontosinala ini tewas setelah adu mulut dengan tetangganya Marlena (Istri pelaku).

Diketahui, Marlena diduga kesal saat itu karena tidak mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa. Sehingga ia adu mulut dengan Asdar.

Asdar ikut emosi dan mengancam parang Marlena.

Baca Juga: Kedapatan Bawa ‘Ballo’ 5 Liter, Dua Remaja di Tellulimpoe Diamankan Polisi

Melihat aksi Asdar ingin memarangi Marlena, sang suami mengambil badik dan berkelahi dengan Asdar.

Saat berkelahi, Anwar menikam dada Asdar yang juga tetangganya itu.

Asdar sempat ditolong keluarganya dan dibawa ke Puskesmas Bijinangka. Dan di tempat itu, Asdar menghembuskan nafas terakhirnya. (Sb)

Editor / Bahar

Komentar Facebook

BERITA TERBARU