oleh

Di Bidang Kesehatan, Program 1 Desa 1 Pustu Pemkab Sinjai Mulai Terealisasi

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Perlahan namun pasti, program unggulan Pemkab Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Sinjai Hj Andi Kartini Ottong mulai terealisasi.

Salah satunya program unggulan di bidang kesehatan, yakni 1 Pustu 1 Desa. Program ini tidak lain untuk menunjang pelayanan kesehatan secara maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat Sinjai.

Di tahun kedua kepemimpinannya, sudah sebanyak 62 Pustu yang kembali difungsikan keberadaannya di Desa dan Kelurahan ditambah 16 Puskesmas yang tersebar di Sembilan Kecamatan.

Menurut Plt Kadinkes Sinjai, drg Farina Irfani, dengan tersedianya fasilitas kesehatan di setiap desa itu, maka masyarakat di Sinjai sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lebih mudah.

BACA JUGA: UMKM di Sinjai Diusulkan Dapat BLT Rp2,4 Juta

Meski dikatakan, masih ada beberapa desa dan kelurahan yang belum memiliki Pustu namun wilayah tersebut masih bisa dijangkau oleh Puskesmas setempat. Sebut saja Kelurahan Biringere, Sinjai Utara dan Desa Pasimarannu, Kecamatan Sinjai Timur.

“Jadi walaupun secara fisik tidak ada Pustu disitu tapi ada pukskesmas yang menjangkaunya sehingga semua warga di desa dan kelurahan di Sinjai akses pelayanan kesehatan sudah terjangkau dengan mudah”, tambahnya.

Fungsi dari Pustu sendiri kata dr Arin sapaanya akrabnya, untuk membantu kegiatan yang dilaksanakan Puskesmas di wilayah kerjanya, seperti pelayanan dasar, diantaranya posyandu, imunisasi, KIA , surveilance, penyuluhan kesehatan, pemberdayaan masyarakat serta mendukung program promotif dan preventif.

“Jadi di Pustu itu segala pelayanan dasar kita laksanakan. Intinya Bagaimana menjalankan peran Puskesmas diwilayah lingkup lebih kecil,” jelasnya.

BACA JUGA: MTQ Ke-31 Tingkat Provinsi, ini Target Kafilah MTQ Sinjai

Sejak dua tahun terakhir Menurut dia, di setiap Pustu di Sinjai fasilitas kesehatan yang ada didalamnya semakin meningkat, sedangkan sumber daya manusia yang ada terdiri atas penanggung jawab atau Kepala Pustu dan memiliki tenaga kesehatan baik bidan maupun perawat.

Selain itu lanjut Farina, setiap dusun dan lingkungan di Sinjai ada penanggung dari tenaga kesehatan melalui program home visit dan home care sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani dengan cepat.

“Salah satu tugas penanggung jawab dusun yakni mengkoordinir pelayanan kesehatan diwilayahnya. Dia yang bertanggung jawab dan melakukan koordinasi dengan Pustu atau Puskesmas atas penatalaksanaannya sehingga semua dapat bersinergi, ” tambahnya. (And)

Editor/Andis

Komentar Facebook

BERITA TERBARU