Di Sinjai Ada ‘Sayang Dilan’, Upaya Pemenuhan Hak Warga Difabel dan Lansia

KABARSINJAI Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sinjai terus berupaya

Memberikan kemudahan kepada masyakat untuk mendapatkan dokumen kependudukan merupakan kewajiban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Khusus di pelayanan dokumen kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sinjai memberikan kemudahan yang luar biasa kepada warga Sinjai.

Bagi difabel atau penyandang disabilitas dan warga lanjut usia (Lansia) yang tidak bisa ke kantor kecamatan atau Disdukcapil, maka tidak perlu khawatir. Instansi ini telah menyiapkan layanan perekaman KTP elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga.

Pelayanan tersebut adalah inovasi ‘Sayang Dilan’ (Sayang Disabilitas, Difabel dan Lansia). Langkah ini sebagai bentuk optimalisasi layanan Disdukcapil Kabupaten Sinjai kepada masyarakat tanpa terkecuali.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdukcapil Sinjai, Haerani Dahlan, mengatakan inovasi Sayang Dilan msrupakan program pelayanan yang dolakukan oleh Diadukcalil Sinjai sejak tahun 2020 san lebih dikembangkan di tahun 2021 hingga sekarang.

“Program ini para petugas dari Disdukcapil mengunjungi setiap rumah penduduk rentan seperri lansia, difabel atau penayndang disabilitas agar bisa mendapatkan pelayanan KTP elektronik tanpa harus meninggalkan tempat/rumah maupun aktivitasnya,” jelasnya, Rabu (25/1/2023)

Untuk itu, Haerani mengharapkan kepada Pemerintah Kecamatan dan Desa/ kelurahan agar aktif melaporkan jika ada warganya yang belum mendapatkan dokumen kependudukan.

Menurut data dari sejak tahun 2019 hingga 2022, jumlah penduduk lansia, difabel atau penyandang disabilitas yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik yaitu 4.520 jiwa.

“Meskipun persentasenya kecil tetapi kami tetap berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi hak setiap warga untuk memperoleh dokumen kependudukan, ” tambahnya. (aND)