Di Sinjai, Pengedar Sabu dan Pembelinya Dicokok Polisi

KABARSINJAI – Satuan Reserse Narkoba Polres Sinjai kembali mengamankan dua pria terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Jalan Gunung Latimojong, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Jumat (10/5/2024).

Kedua pria yang diketahui berinisial RP (39) warga Kelurahan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, dan AR (47) seorang warga Jalan Amanagappa, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.

Mereka dicokok polisi dengan selang waktu yang tidak terlalu lama. RP ditangkap pukul 18:30 Wita, usai diintai oleh petugas karena gerak geriknya yang mencurigakan usai mendatangi salah satu rumah di Jalan Sungai Tangka.

Informasi ini bersumber dari laporan masyarakat jika di Jalan Sungai Tangka diduga sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu.

RP kemudian diikuti hingga ke Jalan Gunung Latimojong. Saat diberhentikan dan dilakukan penggeledahan ditemukanlah 1 saset plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0,19 Gram.

“Dari hasil interogasi sabu 0,19 yang berhasil diamankan, RP mengaku membeli dari AR seharga Rp190 ribu,” kata Kasat Narkoba Polres Sinjai, AKP Syaifullah Syan, Sabtu (11/5/2024).

Berbekal informasi tersebut AR kemudian diamankan. AR yang merupakan pengedar ‘Kelas Teri’ mengakui telah menjual 1 saset narkotika jenis sabu kepada RP.

“Atas keduanya kami amankan untuk dimintai keterangan bersama barang bukti yang kami amankan,” jelasnya.

Selain mengamankan dua pelaku, barang bukti yang berhasil disita berupa uang tunai Rp190 ribu pecahan Rp50 ribu 3 lembar, pecahan Rp20 ribu 2 lembar. Kemudian, 1 unit handphone merk redmi 5 plus warna gold milik RP dan 1 unit handphone merk Realme C3 warna Abu abu milik AR.

Terpisah, Kapolres Sinjai AKBP Fery Nur Abdullah mengimbau masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan narkoba. Termasuk memerangi narkotika dengan melaporkan ke petugas terdekat bila melihat dan mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika.

“Silahkan laporkan. Kami dari Polres Sinjai akan menindak tegas tanpa tebang pilih terhadap para pelakunya,” kuncinya. (*)