oleh

Dianggap ‘Lamban’, DPD IPPRI Sulsel Adukan Kasus PRONA di Sinjai Ke Polda.

KABARSINJAI.COM – Ketua Advokasi DPD Ikatan Pemuda Peduli Rakyat Indonesia (IPPRI) SulSel, Muhammad Anis bersama tim Hukum DPP IPPRI dan LBH Dato7a menyampaikan pengaduan secara tertulis terkait kasus Proyek Nasional Agraria (PRONA) ke Polda Sulsel. Rabu, (11/4/2018).

Pengaduan ini dilakukan DPD IPPRI Sulsel, karena pihak Polres Sinjai dianggap lamban dalam penanganan kasus ini, padahal kasus PRONA ini telah dilaporkan di Polres Sinjai tanggal 2 oktober 2017 lalu.

Menurut, Ketua IPPRI Sulsel, Muhammad Anis, mengatakan penyelesaian kasus PRONA ini harga mati, karena itu semua Berdasarkan pada Pasal 108 ayat 1 dan ayat 2 KUHP, Pasal 12 huruf e UU No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Perpres Nomor 87 tahun 2016 tentang Saber pungli.

“Proses penyelidikan di Polres Sinjai sudah terlalu lama dan tidak ada kepastian mengenai penyelidikan tersebut, sehingga kami menyampaikan pengaduan ini Kepolda Sulsel,” katanya.

Karena itu, pihak IPPRI Sulsel meminta kepada Pihak Polda Sul-Sel untuk melakukan gelar Perkara demi terwujudnya kepastian Hukum dan tetap pada asas semua sama dimata Hukum (Equality Before The Law).

“Kami meminta segera dilakukan gelar perkara, dan bila mana kasus ini tidak ditindaklanjuti oleh pihak Polda Sulsel kami akan bawa keranah yang lebih tinggi, yaitu Rowassidik Mabes Polri,” kunci Muhammad Anis.

Laporan : Hamka.

Editor.    : Irawan.

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU