oleh

Dibantu Mizar, Istri Karim: Semoga Tuhan Merestui Perjuangan TAKBIR.

 KS – Istri Karim terlihat sumringah, sesekali ia tersenyum lepas. Ia tatap suaminya dalam. Nampak matanya berkaca-kaca, bahkan dipeluknya erat. Kartini meraung haru, karena suaminya yang mendekam semalam dalam sel polisi menjadi kenangan tak terlupakan. ” Podo terakhir ni iyye kasi dipattama sel kede lakkaikku puang (semoga ini yang terakhir suamiku mendekam dalam sel tuan),” harapnya.

Suasana haru itu terekam di kediaman Karim di dusun Caile Kelurahan Sangiaseri, Sinjai Selatan, Selasa (13/03/2818), setelah akhirnya Karim menikmati udara segar.

Kini, Karim telah berkumpul kembali bersama keluarganya. Tak kuasa ia menyebut orang-orang yang membantunya. ” Diappalisu manenni lao di puang Allah Taala, (dikembalikan saja semuanya kepada Allah),” ujar Kartini.

Tak terkecuali Mizar Roem dan Abdul Azis dg Mallimpo yang setia mendampinginya selama di tahanan. Kartini menyebut mereka sebagai pahlawan.

Abdul Azis Dg Mallimpo tokoh masyarakat Sinjai yang mengantarnya pulang. Pemilik perusahaan Cahaya Gofa itu, sejak awal memang mendampinginya.

“Belumpi jadi wakil bupati, na bagus sekalimi perhatiannya kepada masyarakatnya. Pemimpin beginimi yang kami tunggu kodong, bukan malah memenjarakan rakyatnya. Saya hanya berdoa semoga Allah merestui perjuangan Takbir, ” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Karim dilaporkan melakukan tindakan yang diduga menganggu kenyaman orang lain. Letusan mercon saat salah satu pasangan calon Bupati Sinjai pada pilkada 2018 melintas depan di depan rumahnya menjadi pemicu. Ia ditangkap, lalu dijebloskan ke dalam sel.

Mendengar kabar ini, Mizar Roem menunjukkan simpati. Ia temui karim di Mapolres Sinjai. Mizar bahkan memberinya support lalu memintanya bersabar. “Bukan saja soal Pilkada. Ini soal kemanusiaan. Apalagi agama memerintahkan meringankan beban kepada mereka yang kena musibah,” ujarnya kala itu.

HIRMAN

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU