oleh

Diduga Lakukan Konsolidasi Terstruktur, Ketua HIMTESKES Sinjai, Itu Fitnah dan Tidak Benar Pak Jusman

KABARSINjAI.COM – Terkait desakan dan permintaan pemuda Sinjai, Jusman Ahmad terhadap penertiban salah satu lembaga dibawah naungan Instansi pemkab Sinjai, kini ditanggapi serius oleh lembaga Himpunan Tenaga Sukarela Kesehatan (Himteskes) Sinjai.

Melalui Ketua Himteskes, Muh Tohir, membantah pernyataan yang menyatakan adanya dugaan konsolidasi terstruktur saat kegiatan buka puasa Himteskes yang berlangsung di Kecamatan Sinjai Timur beberapa waktu lalu.

Kepada Kabarsinjai.com, Moh Tohir menjelaskan dugaan yang dimaksud tidak benar sama sekali. Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama yang diadakan di Sinjai timur itu adalah salah satu bentuk kepedulian anggota Himteskes kepada masyarakat yang tidak di intimidasi oleh pihak manapun termasuk dari Dinas Kesehatan.

“Pak Jusman salah besar, perlu saya sampaikan ini murni dari hati nurani teman-teman Himteskes,” tulis Moh. Tohir dalam rilisnya, Rabu (13/6/2018).

Selain membantah konsolidasi terstruktur, dikatakan Himteskes Sinjai juga tidak pernah melakukan pendataan ke masyarakat untuk mendukung salah satu Paslon dengan melibatkan pengurus lembaga Himteskes, hingga adanya dugaan money politik saat acara buka puasa berlangsung.

Moh. Tohir mengungkapkan bantuan yang diberikan saat itu merupakan hasil patungan dari pengurus Himteskes Sinjai. “Perlu diketahui bahwa Himteskes lahir atas dasar persamaan nasib teman-teman sukarela tenaga kesehatan yang selama lima tahun terakhir tidak pernah di lirik oleh pemerintah,” tambahnya.

Dia berharap, kedepan tidak ada lagi fitnah yang dialamatkan terhadap Himteskes Sinjai, apalagi dugaan yang tidak benar adanya.

“Saya berharap saudara Jusman tidak perlu menebar fitnah karena apa yang disampaikan adalah bohong dan tidak ada buktinya, kami paham pilihan kami berbeda dengan pak Jusman tapi mari kita sama melakukan proses demokrasi ini dengan baik tanpa harus menuduh seseorang hanya untuk kepentingan pribadi atau golongan,”

“Sekali lagi tidak ada intimidasi, tidak ada paksaan, kami butuh pemimpin yang peduli dan mau memperhatikan kesejahteraan para tenaga kesehatan, dan Insha Allah pada Pilkada 27 Juni 2018 kami dengan tulus dan ikhlas serta murni berdasar dari hati nurani akan menggunakan hak pilih kami untuk menentukan masa depan Sinjai ,” terang Muh Tohir.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU