Difasilitasi Disperindag, BRI Sinjai Beri Keringanan Kredit Bagi Pelaku Usaha Terdampak Penataan Alun-alun

KABARSINJAI – Pelaku Usaha kuliner terdampak penataan Lapangan Sinjai Bersatu menjadi alun-alun terus mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Sinjai.

Bagi pelaku usaha terdampak dan mempunyai kredit usaha rakyat (KUR) di BRI Sinjai, tidak perlu gurau sebab pihak BRI Sinjai memberikan kemudahan atau meringankan kredit selama proses penataan Alun-alun berlangsung.

Hal itu terwujud berkat komunikasi dan koordinasi yang terus dijalin Disperindag dengan BRI Sinjai. Fasilitasi inilah yang akhirnya membuka ruang agar pelaku usaha terdampak penataan Alun-alun perlu mendapatkan perlakuan khusus.

Pimpinan Cabang BRI Sinjai, Reza Setiaji membenarkan hal tersebut. Menurutnya ada tujuh pelaku usaha terdampak penataan Alun-alun yang mendapatkan perlakuan khusus dari BRI Sinjai.

BACA JUGA: Prioritaskan Pelaku Usaha Sebelumnya Isi Tenant Alun-alun Sinjai Bersatu, Kadis Perindag: Perintah Pak Bupati

Salah satu kebijakan yang diberikan kepada pelaku usaha adalah restrukturisasi kredit berupa pengaturan kembali jadwal angsuran selama masa penataan Alun-alun berlangsung.

“Pelaku usaha terdampak penataan alun-alun kita berikan restrukturisasi atau upaya perbaikan/penyelamatan kredit sampai proses penataan selesai. Totalnya tujuh nasabah,” jelasnya, Kamis (22/6/2023)

Terpisah Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan (Disperindag) dan ESDM Sinjai, Muh. Saleh mengatakan, langkah yang ditempuh pemerintah dengan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan perbankan merupakan wujud kepedulian terhadap pelaku usaha terdampak penataan Alun-alun Sinjai Bersatu.

Pasalnya, tempat usaha yang selama ini digunakan untuk berusaha harus dibongkar untuk kepentingan penataan alun-alun yang saat ini sementara dalam pengerjaan.

“Beberapa pelaku usaha kita memang kreditur. Alhamdulillah setelah kita melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Pimpinan cabang BRI Sinjai, akhirnya direspon dengan baik dan informasinya disetujui untuk diberikan kebijakan atau keringanan,” katanya.

Selain memfasilitasi dengan pihak perbankan, para pelaku usaha tersebut juga tetap menjadi prioritas untuk mengisi tenant atau lapak di Alun-alun Sinjai Bersatu nantinya.

BACA JUGA: Bimtek Peningkatan Kapasitas, Kadisdik Sinjai Harap Sekolah Penggerak Bertambah

“Ini salah satu bentuk perhatian pemerintah, kita ingin mereka tetap melanjutkan usahanya. Dan setelah alun-alun ini selesai dan difungsikan reseki mereka dapat lebih bertambah,” tambahnya.

Penataan Alun-alun Sinjai Bersatu sendiri saat ini tengah berlangsung. Sementara pelaku usaha kuliner terdampak kini direlokasi ke pelataran parkir Stadion H. Andi Bintang Sinjai hingga proses penataan rampung. (AC)