oleh

Digelar Berbeda, Wabup Sinjai Tekankan Musrenbang Harus Tetap Berkualitas

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Wakil Bupati SinjaimHj Andi Kartini Ottong menghadiri Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 tingkat kecamatan, Rabu (3/3/2021)

Musrenbang yang digelar setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu dimulai di Kecamatan Bulupoddo dan Kecamatan Sinjai Utara.

Dalam sambutannya, Kartini menekankan agar pelaksanaan Musrenbang ini tetap berkualitas karena masih dalam suasana pandemi.

Meski sedikit berbeda tahun ini, kata Kartini, namun diharapkan tidak mengurangi asas manfaat perencanaan pembangunan skala prioritas yang akan disusun di tahun 2022 mendatang.

BACA JUGA: Dibantu Satpol PP, Bea Cukai Makassar Sita 22.700 Batang Rokok Ilegal di Sinjai

“Karena masih dalam suasana pandemi yang harus memaksa kita untuk menyesuaikan diri, tapi saya berharap ini bisa dilaksanakan sama seperti Musrenbang yang sebelumnya kita laksanakan setiap tahunnya dan Musrenbang harus berkualitas”, kata Kartini di Aula Camat Bulupoddo.

Kartini juga menekankan agar rencana pembangunan yang akan disusun kedepan tetap mengacu pada rencana pembangunan jangka menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023, sehingga program yang belum terealisasi segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini sudah tahun ketiga kami (Andi Seto Asapa – Andi Kartini Red) memimpin Sinjai, makanya revisi RPJMD harus menjadi fokus kita kedepan supaya nampak tahun 2023 semua program yang telah kami canangkan terealisasi”, tandasnya.

BACA JUGA: Cair April Mendatang, Pemkab Sinjai Ubah Sistem Pembayaran Insentif Petugas Keagamaan

Selain digelar secara Offline yang dihadiri Wakil Ketua II DPRD Sinjai Mappahakkang dan anggota DPRD Sinjai Muh Wahyu dan Drs Akmal, Musrenbang RKPD 2022 juga dilaksanakan secara virtual sambungan Video conference (Vidcon) yang diikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD).

Diketahui, sebelum Musrenbang Kecamatan dimulai, semua usulan pembangunan dari 80 Desa dan kelurahan di Kabupaten Sinjai telah di input dalam Sistem informasi pembangunan daerah (SIPD) untuk disinkronkan dengan rencana kerja (renja) OPD. Penginputan dimulai dari perencanaan, analisis hingga penganggaran. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU