oleh

Dinas Kesehatan Sinjai Gelar Pelatihan Pengembangan SIK.. Ini Tujuannya!!!

Kabarsinjai.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menggelar pelatihan pengembangan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) yang berlangsung di Aula Pertemuan Hotel Grand Rofina yang dimulai sejak Selasa (31/10) lalu hingga Kamis (02/11).

Hal yang mendorong Dinas Kesehatan Sinjai menggelar pelatihan pengembangan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) ini yakni untuk mengoptimalkan fungsi Puskesmas dimana diperlukan manajemen puskesmas yang didukung sistem pencatatan dan pelaporan yang berkualitas. Untuk keperluan tersebut dibutuhkan dukungan sistem informasi puskesmas yang baik, mulai dari pengumpulan data hasil pelaksanaan kegiatan, sampai pada pengolahan dan pemanfaatannya.

Kepala Sub Bagian Program Dinas Kesehatan Sinjai, Iwan SKM, M.Kes saat ditemui menjelaskan bahwa tujuan dari dilaksanakan kegiatan ini diharapkan tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas dapat mengaplikasikannya sehingga informasi pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas dapat lebih cepat dan akurat.

“Selama dua tahun terakhir ini kita coba kembangkan SIK terkait pelayanan di dalam maupun di luar ruang gedung, dimana perangkat kerasnya sudah ada dan saat ini kita memantapkan bagaimana agar aplikasi ini dapat terintegrasi antara pelaporan yang ada di Puskesmas dan di Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan ini juga untuk mengkaji apakah pengembangan sistem informasi ini sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada di Puskesmas.

“Jadi ada 7 titik didalam Puskesmas itu yang kita kembangkan dan terkoneksi satu sama lain, mulai dari bagian pendaftaran, Kartu, Poligigi, Dokter sampai ke bagian farmasi, sehingga masing-masing unit dapat mengetahui permasalahan dari pasien tersebut,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Arief Kurniawan dari lembaga Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Sisfomas) Universitas Gajah Mada Jogjakarta.

Diketahui, Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan primer yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama.(*)

Editor   : A. Mirza.

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU