oleh

Dinkes Kerahkan 16 Enumerator Riskesdas 2018, Ini Pesan Plh. Sekkab Sinjai

ABARSINJAI.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sinjai mengerahkan 16 enumerator (pencacah) untuk mendukung Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia setiap 5 (Lima) Tahun sekali.

Ke-16 enumerator yang ditugaskan selama dua bulan lebih itu, secara resmi di lepas oleh Bupati dalam hal ini diwakili oleh Plh. Sekkab Sinjai, Andi Halilintar Badong, Jumat (20/04) di Aula Dinas Kesehatan Sinjai, Jalan Jendral Sudirman.

Usai melepas, Andi Halilintar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Riskesdas merupakan penelitian berbasis komunitas yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, olehnya itu sangat diharapkan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik khususnya di Kabupaten Sinjai.

“Selain Dinkes yang telah menyiapkan tenaga pengumpul data, ucapan terimakasih kami sampaikan pula kepada kepala BPS Sinjai dan Jajarannya yang juga telah menyiapkan data Blok Sensus dan Daftar Rumah Tangga yang akan dikunjungi termasuk tenaga pendamping”, terangnya.

Melalui kesempatan itu, ia berharap agar Tenaga Pengumpul Data Riset Kesehatan Dasar untuk dapat bekerja dengan baik, dan tetap berkoordinasi. “Ingat jangan sekali-kali memanipulasi data”, Tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinkes Sinjai, dr. Andi Suryanto Asapa menjelaskan bahwa sebelumnya tim enumerator ini telah mengikuti seleksi dan pembekalan selama sembilan hari di Makassar. 

“Kalau dari BPS, sebanyak 28 orang sebagai tenaga pendamping dengan 52 blok sensus yang tersebar di 9 Kecamatan”, 

Tujuan Riskesdas ini adalah sebagai acuan dalam memberikan informasi kesehatan yang dapat menggambarkan capaian pelaksanaan Program yang terintegrasi dengan Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Tahun 2018 dalam mendukung Kebijakan One Data, yaitu  tidak ada 2 (dua) angka yang berbeda untuk indikator yang sama pada tahun yang sama. (*)

Editor.  : Irawan

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU