oleh

Dinkes Sinjai: Kasus Kematian Bayi Baru Lahir di Sinjai Menurun

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Kasus kematian Neonatus atau bayi baru lahir sampai usia 28 hari (0 – 28 hari) di Kabupaten Sinjai terus menurun. Dalam dua tahun terakhir saja kasus kematian Neonatus berkurang 5 kasus.

“Tahun 2018 angka kematian Neonatus tercatat 12 kasus, dan tahun 2019 lalu turun sebanyak 5 kasus atau hanya terdapat 7 kasus”, kata Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr Andi Suryanto Asapa saat ditemui pada kegiatan Audit Maternal dan Perinatal di aula Dinkes Sinjai, Kamis (30/1/2020)

Penurunan angka kematian Neonatus di Kabupaten Sinjai, ungkapnya tidak lepas dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mengharuskan ibu hamil melahirkan di Puskesmas.

Selain itu juga mengharuskan ibu hamil melakukan pemeriksaan K1 sampai K4, sehingga ibu hamil yang mempunyai resiko tinggi, kata dr Dedeth sapaan akrabnya, dapat segera tertangani.

Baca Juga: KONI Sulsel: Visitasi Penentu Jumlah Venue Porprov Antara Sinjai-Bulukumba

“Ini semua siklus yang wajib dilakukan, supaya ibu hamil dapat betul-betul diperiksa oleh petugas”, jelasnya.

Upaya lainnya, adalah rutin melakukan Audit Maternal dan Perinatal bersama Dokter dan Bidan kordinator Puskesmas.

Tujuannya, untuk melakukan investigasi penyebab kematian neonatus secara pasti apakah dari SDM, sarananya atau memang faktor dari ibunya sendiri. (Adi)

Editor/Andis

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU