oleh

DLHK Sinjai Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Perhutanan Sosial, ini Tujuannya!

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Perhutanan sosial adalah salah satu kegiatan prioritas dalam pembangunan nasional, sebagai kebijakan afirmatif negara untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, dalam kontek distribusi pengelolaan kawasan hutan oleh masyarakat, yang sekaligus sebagai upaya untuk untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya hutan secara lestari dalam aspek ekonomi, sosial dan ekosistem.

Hal itu diungkapkan Manager Program Kemitraan Partnership, Gladi Hardiyanto pada Lokakarya Pengarusutamaan Perhutanan Sosial dalam Perencanaan Daerah di Kabupaten Sinjai, Selasa (18/10/2022) di Aula Wisma Sanjaya.

Menurut dia, program ini tidak hanya membutuhkan keterlibatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tetapi para lembaga dan pihak yang lain juga diharapkan ikut mensukseskan program tersebut.

“Pengarusutamaan perhutanan sosial tidak hanya mengusulkan dan mendapatkan persetujuan, tapi bagaimana ketika kelompok-kelompok masyarakat sudah mendapatkan persetujuan atau ijin bisa memanfaatkan dan menggunakan areal hutannya dengan optimal yang tujuannya selain untuk pelestarian hutan juga untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:
Sekretariat DPRD Sinjai Gelar Lomba Tradisional Sambut HUT Sulsel ke-353

Bupati ASA Komitmen Lindungi Hak Masyarakat Adat Karampuang

Sementara itu, mewakili Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sinjai, Ramlan Hamid menuturkan, perhutanan sosial ini sudah lama dicetuskan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Meski sudah lama dicanangkan dan digembar-gemborkan tetapi, kata Ramlan dalam perjalanannya banyak diantara kita yang belum paham.

“Perhutanan sosial itu pembatasan sosial buat mereka, itu satu sisi pendapat, kemudian ada juga pendapat yang mengatakan bahwa perhutanan sosial ini kalau sudah memperoleh persetujuan itu sudah bisa memanfaatkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka,” kata dia.

Olehnya itu, Ramlan berharap melalui lokakarya tersebut nantinya dapat meluruskan pendapat-pendatap masyarakat tentang perhutanan sosial tersebut.

BACA JUGA:
100 Tenaga Kerja Konstruksi di Sinjai Ikuti Pembekalan untuk Mendapatkan Sertifikasi

Mappogau Sihanua, Bupati ASA: Punya Nilai Sosial, Budaya dan Ekonomi yang Kuat

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yakni, Kepala Sub Direktorat Kehutanan Dirjen Bina Bangda Kemendagri Dyah Sih Irawati, Kepala Sub Direktorat Kelembagaan Usaha Ps Dirjen Pskl Kementerian LHK Danang Kuncara Sakti, Kepala Bappeda Sinjai Irwan Suaib, Sekretaris Pokja PPS Provinsi Sulawesi Selatan Syamsu Rijal, dan Kepala KPH Tangka Baharuddin. (hms)

Komentar Facebook