oleh

Dongkrak Budaya Baca, Pemkab Sinjai Dorong Perpustakaan Desa Lakukan Inovasi

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pengembangan budaya baca semakin terlihat.

Seperti yang terpantau saat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sinjai melakukan kunjungan kerja ke Desa Barania Kecamatan Sinjai Barat. Kamis, (30/09/2021)

Kunjungan kerja yang dipimpin langsung Kadispusip Sinjai, Mansyur, ini mendorong perpustakaan Desa Barania agar melakukan inovasi untuk menarik minat baca masyarakat.

“Saat ini, perpustakaan telah bertransformasi dengan berbasis inklusi sosial. Untuk menunjang hal tersebut, kita harus beradvokasi, bersinergi, dan berinovasi agar pemanfaatan fasilitas buku yang ada di perpustakaan dapat dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya.

BACA JUGA: 30,8 Km Jalan Tani Dirintis, Bupati ASA Sebut Upaya Pemerintah Penuhi Kebutuhan Petani

Kesuksesan program transformasi perpustakaan lanjutnya, dapat dicapai melalui peningkatan layanan informasi melalui koleksi bahan pustaka, komputer dan internet.

Kemudian memfasilitasi kegiatan yang menjadi kebutuhan masyarakat, serta advokasi dan kemitraan untuk membangun dukungan dan mendorong keberlanjutan program.

“Sesuai pesan bapak Bupati Sinjai, perpustakaan harus selalu menjadi pusat belajar dan sarana ilmu pengetahuan. Ke depan, kita harapkan kehadiran perpustakaan desa dapat memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat,” tukas Mansyur dihadapan perangkat desa dan pustakawan perpustakaan Desa Barania.

BACA JUGA: Sempat Berjalan Seperti di Sinjai, Anggaran Program Beasiswa Bulukumba Kena Refocusing

Pada kesempatan ini, Mansyur juga menyampaikan ada salah satu pelaku Home Industri yang memproduksi makanan ringan Jipang sebagai dampak dari transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di perpustakaan Desa Barania.

Dalam kunjungan kerja Dispusip Sinjai di Kecamatan Sinjai Barat ini disambut baik oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Barania, Arifin. Ia mengatakan, selama ini perpustakaan desa kurang diperhatikan sejak pandemi Covid-19 melanda Kabupaten Sinjai.

“Kehadiran bapak Kepala Dinas dan jajarannya di tempat ini mendorong kami untuk melakukan pengembangan perpustakaan desa, sehingga nantinya anak-anak kita tidak bosan jika datang ke perpustakaan. Masyarakat juga bisa mengakses fasilitas internet,” ungkapnya.

BACA JUGA: 119 Nakes di Sinjai Telah Disuntik Vaksin Dosis Ketiga

Sebelumnya, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) telah menyampaikan pesan agar sarana perpustakaan sebagai sumber ilmu pengetahuan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan kualitas SDM.

“Keberadaan perpustakaan harus dikelola dengan baik dan profesional, serta harus peka terhadap perkembangan teknologi. Jadi perpustakaan harus bertransformasi dalam mengikuti era digital,” pungkasnya. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU