oleh

Dorong Pemanfaatan Teknologi, Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Bisnis Digital

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Makassar memilih Kabupaten Sinjai untuk melangsungkan pelatihan bisnis digital dengan menyasar pelaku UMKM.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini dipusatkan di Hotel Rofina, Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Sinjai Utara yang dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai, A. Ilham Abubakar. Selasa, (13/07/2021)

Saat ditemui usai pembukaan acara, A. Ilham menyambut baik pelatihan ini sebagai wujud peningkatan kompetensi dan kemampuan terhadap pelaku UMKM di Kabupaten Sinjai.

Apalagi saat ini kata dia, pandemi Covid-19 yang membuat kondisi perekonomian di pasar tidak dapat berjalan sesuai dengan harapan akibat adanya pembatasan sosial.

BACA JUGA: Wujudkan Harmonisasi Produk Hukum Daerah, Bupati ASA Teken Kerjasama dengan Kemenkumham Sulsel

“Saya melihat bahwa bisnis online sekarang ini banyak diminati dan juga dapat menghasilkan keuntungan yang besar. Sehingga melalui pelatihan ini, kita berharap pelaku UMKM bisa bergerak disektor digital untuk dapat lebih maju ke depan,” ucapnya.

Selain itu lanjutnya, pemanfaatan teknologi informasi yang berkembang pesat sekarang ini diharapkan dapat menciptakan wirausaha baru. Apalagi, hal tersebut sejalan dengan visi misi Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) bersama Wakil Bupati Hj. A. Kartini Ottong.

“Saya berharap, para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik demi peningkatan ekonomi khusus di daerah kita di Kabupaten Sinjai,” pintanya.

BACA JUGA: Lewat MPLS, Siswa di Sinjai Diganjar Seragam Sekolah Gratis

Sementara, perwakilan dari Balai Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Makassar, H. Rukman Pala menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendorong percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Kegiatan yang kami lakukan ini merupakan bagian dari percepatan ekonomi dalam mendorong UMKM untuk bertransformasi memanfaatkan digital dalam pengembangan bisnisnya,” imbuhnya.

Untuk Kabupaten Sinjai kata Rukman, ia membuka kuota untuk 50 orang pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan tersebut. Dalam pelaksanaannya, pihaknya mewajibkan peserta mengikuti rapid test. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU