oleh

Dua Desa di Sinjai Bermasalah Hingga Dana Desanya Terancam Tak Cair, Ini Pernyataan Wabup

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Dua desa di Sinjai menjadi pembahasan dalam rapat monitoring evaluasi pengelolaan keuangan desa tahun 2019 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sinjai di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Selasa, (16/7/2019)

Kedua Desa tersebut adalah Desa Arabika Kecamatan Sinjai Barat dan Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe.

Saat ditemui usai kegiatan, Wakil Bupati Sinjai, Hj Andi Kartini Ottong berharap, segala permasalahan yang terjadi mengenai keuangan desa dapat terselesaikan dengan baik.

Apalagi berdasarkan laporan dari Sekretaris PMD Sinjai disebutkan, Kartini kedua desa tersebut saat ini bermasalah dalam pencairannya.

Baca juga: Lagi, Sejumlah Pohon Besar dalam Kota Sinjai Dipangkas, Ini Kata Andi Jefriyanto Asapa

“Saya berharap untuk segera mencarikan solusi ke dua Desa ini agar tidak bermasalah sampai ke ranah hukum,” ujarnya.

Untuk itu dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan rapat khusus mengenai permasalahan dua desa tersebut.

“Segera ada rapat khusus terkait dua Desa itu, setelah selesai kegiatan saya akan panggil khusus dan Insya Allah rapat resminya nanti hari kamis. Paling lambat itu kita duduk bersama untuk mencarikan solusi agar tidak lagi bermasalah di Tahun 2020,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Kartini, hingga tanggal 15 Juli 2019 sedikitnya baru tujuh desa yang telah melakukan pencairan dana desa tahap ke dua.

“Sehingga saya berharap untuk 60 Desa agar segera mencairkan tahap ke dua ini karena seharusnya sudah cair karena ini sudah memasuki Triwulan ke tiga,” kata Kartini.

Baca juga: LPSE Dipersoalkan, Aliansi Pemuda Sinjai Bawa Aspirasi ke Dewan

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa PMD Sinjai, Abdul Halik menuturkan, rapat monitoring merupakan agenda rutin PMD Sinjai. Mereka yang diundang jadi peserta adalah para Kepala Desa dan perangkatnya.

“Tujuannya untuk mendapatkan informasi mengenai pengelolaan dana desa dan sejauh mana pengunaan anggaran yang telah dilaksanakan, apa kendala-kendala,” tuturnya.

Pada kegiatan ini pihaknya menghadirkan narasumber dari kantor perpajakan dan Inspektorat.

Mengenai beberapa desa yang terlambat pencairannya kata Abdul Halik, karena proses dari desa tersebut juga lambat

“Jadi kita berharap satu dua hari ini ada progres yang signifikan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” pungkasnya. (Adi)

Editor/Andis

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU