oleh

Dua Kampung Siaga Bencana Terbentuk di Sinjai

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Sosial (Dinsos) membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) agar masyarakat lebih sigap dalam menghadapi bencana alam maupun non alam.

Pembentukan KSB yang difasilitasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos), itu sesuai dengan kerawanan bencana alam. KSB ini dibentuk di Kecamatan Sinjai Tengah dan Kecamatan Sinjai Barat.

Penyuluhan, pelatihan dan simulasi pembentukan kawasan siaga bencana untuk di Kecamatan Sinjai Tengah dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Samaenre, Selasa (16/11/2021). Sedangkan di Sinjai Barat dilaksanakan di Desa Bonto Salama.

Camat Sinjai Tengah, Muh. Jufri menyambut baik penyuluhan, pelatihan dan simulasi pembentukan kawasan siaga bencana di wilayahnya.

BACA JUGA: Pemkab Sinjai Optimis Raih Kategori ‘Sangat Baik’ di Penilaian Sistem Merit

Karena itu, dia berharap agar seluruh peserta benar-benar mengikuti pelatihan dan penyuluhan tersebut. Sehingga ke depan, respon tanggap dan sigap dalam menghadapi bencana terutama bencana alam.

Apalagi, empat desa yakni, Desa Gantarang, Pattongko, Bonto dan Saotengnga menjadi role model pembentukan KSB. Daerah tersebut merupakan daerah yang rawan bencana.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Andi Muh. Idnan menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan serta meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih siap siaga dalam menghadapi kerawanan, kerentanan, dan risiko bencana alam, melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada di wiliyah setempat.

“Kita diharapkan dengan pembentukan KSB ini bagaimana menggerakkan potensi-potensi yang berbasis masyarakat untuk menyusun rencana aksi, standar operasional prosedur (SOP) apa bila terjadi bencana diwilayah setempat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Evaluasi Pengelolaan PAD, Asisten 3 Pemkab Sinjai Harap Peningkatan Layanan

Idnan berharap, dengan pembentukan ini nantinya bisa bersinergi dengan semua stakeholder yang menyangkut masalah kebencanaan dalam rangka pencegahan dini.

Sehingga apabila terjadi bencana bencana di daerah terutama di Kecamatan Sinjai Barat dan Sinjai Tengah dapat cepat teratasi, tentu dengan sinergitas yang terbangun dengan baik. Dengan begitu, tidak ada lagi kata terlambat dalam pencegahan masalah kebencanaan.

Sekedar informasi, pembentukan kampung siaga bencana ini dilaksanakan selama tiga, hingga 18 November mendatang.

Puncak pencanangan akan dilaksanakan di Lapangan Lappadata, Sinjai Tengah yang rencananya akan dihadiri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU