oleh

Dua Pasar Dibangun, Strategi Bupati ASA Tingkatkan Ekonomi Masyarakat di Tengah Pandemi

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), terus berupaya agar dapat meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Upaya nyata yang dilakukan Bupati ASA adalah pembangunan dua pasar di kecamatan yang kini dalam tahap pembangunan, yakni pasar Biroro kecamatan Sinjai Timur dan Mannanti Kecamatan Tellulimpoe.

Bupati ASA menyampaikan, pasar menjadi sektor penting dalam menggerakan roda ekonomi masyarakat, apalagi di tengah pandemi Covid-19.

Olehnya itu, pembangunan kedua pasar ini merupakan strategi yang sangat dibutuhkan untuk dimaksimalkan dalam rangka pengembangan ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA: Sinjai, Satu dari 36 Daerah di Indonesia Ikuti Penilaian Kabupaten Sehat Tingkat Nasional

“Pasar adalah pusat perputaran ekonomi, tentu dengan adanya pasar memberikan dampak positif terhadap perkembangan pasar, serta ekonomi masyarakat kedepannya,” ungkap Bupati ASA.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan (Perindag) dan ESDM Sinjai, Muh Saleh, mengatakan, pembangunan kedua pasar ini tidak lama lagi rampung.

Pasalnya progres pembangunan dua pasar ini sudah diatas rata-rata, seperti pasar Biroro 60 persen, sedang pasar Mannanti progresnya sudah mencapai 70 persen.

“Tidak lama lagi karena progres pembangunan per September 2021 lalu itu sudah 60-70 persen,” ungkap Muh Saleh, Jumat (8/10/2021)

Menurut Muh Saleh, type pasar yang dibangun ini memiliki prototipe yang sama dengan pembangunan pasar-pasar sebelumnya yang akan dilengkapi dengan sarana pendukung seperti toilet dan sebagainya.

BACA JUGA: Capaian Vaksinasi Anak di Sinjai Rendah, ini Masalahnya

“Insya Allah Pasar Biroro yang sebelumnya tidak ada bangunan permanennya, tahun ini sudah ada bangunan permanennya dan pasar Mannanti pedagang memang masih membutuhkan lapak. Ini semua tidak lepas dari perjuangan Bapak Bupati (Andi Seto Asapa Red), ” katanya.

Diketahui pembangunan kedua pasar tersebut bersumber dari alokasi anggaran Pemerintah Pusat melalui Tugas Perbantuan. Masing-masing pasar anggarannya senilai Rp6 miliar.

Sebelumnya tahun 2020 lalu, Pemkab Sinjai juga menerima alokasi pembangunan kios dan lapak pasar sentral Sinjai bagian bawah yang hangus dilalap api pada Februari 2020 lalu sebesar Rp3 miliar lebih. (AY)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU