oleh

Dugaan Korupsi di PDAM Sinjai Semakin Mencuak, Jaksa: Layak Dilakukan Penyidikan

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Sederetan orang telah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai terkait dugaan korupsi di lingkup PDAM Sinjai.

Dikatakan Kasi Pidsus Kejari Sinjai, Joharca Dwi Saputra bahwa indikasi perbuatan kejahatan yang melanggar Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tersebut sudah nampak jelas.

Menurutnya, dugaan korupsi pada pengelolaan dana hibah sebesar Rp8 miliar pada tahun anggaran 2017-2019 itu sudah layak dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan, kami masih inventaris dulu mana saja  yang kita periksa. Kasus sudah layak dinaikkan ke tahap penyidikan berdasarkan hasil pemeriksaan sebelumnya” ungkapnya. Senin, (24/05/2021)

BACA JUGA: Lagi, Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi, Ternyata Residivis

Anggaran yang bersumber dari APBN itu diduga dimanfaatkan oleh oknum untuk meraup keuntungan. Dimana dalam pengelolaannya, ada item pekerjaan yang diduga terdapat penyimpangan yang berpotensi merugikan negara.

Meskipun pihak Kejari enggan membeberkan nama-nama yang sudah diperiksa, mantan Dirut PDAM Sinjai Suratman secara terpisah, mengaku telah diperiksa sebanyak dua kali dan di BAP satu kali.

“Saya pernah dimintai keterangan terkait kasus ini, di ruang BAP,” kata Suratman.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Ajie Prasetya menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap belasan orang terkait kasus tersebut.

BACA JUGA: Pemkab Sinjai Dongkrak Produktivitas Varietas Jagung Hibrida

“Kami sudah melakukan penyelidikan, memeriksa sampai 20 orang yang terkait dengan perkara ini. Sehingga sangat layak untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ujarnya. Rabu lalu, (05/05/2021)

Olehnya itu, pihaknya akan melakukan penyidikan untuk menentukan berapa kerugian negara dengan melibatkan pihak berwenang untuk melakukan audit lapangan, diantaranya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), maupun Inspektorat. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU