oleh

Dunia Pendidikan di Mata Pemuda Sinjai Borong

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Pendidikan merupakan salah satu jalan terbaik dalam menggapai masa depan yang diimpikan.

Kendati demikian, untuk menjalankannya dibutuhkan dorongan dan tekad yang kuat dari diri pribadi agar tidak merasakan beban dalam prosesnya.

Itulah hal yang mendasari Alumni Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun 2020, Fajriansyah Muhtar untuk mencurahkan segenap kemampuannya lewat pendidikan yang telah ditempuh.

Fajri, begitu panggilan sehari-harinya, merupakan putra asli Sinjai yang lahir di Dusun Bongki-Bongki, Desa Bonto Sinala Kecamatan Sinjai Borong setelah menyelesaikan studinya di tingkat Strata Satu (S1), dirinya memilih untuk pulang kampung.

BACA JUGA: Warga Sinjai Diminta Tidak Mendirikan Rumah di Daerah Rawan Bencana

Bukan tanpa alasan, kepada jurnalis Kabar Sinjai, dirinya membeberkan bahwa ilmu yang telah diraih selama menempuh pendidikan juga akan ditularkan kepada sanak family dan kerabatnya di kampung, serta lebih dekat dengan ibunya.

Ditandai dengan kesuksesan Fajri mendirikan sebuah komunitas yang diberi nama, Sarjana Pulang Kampung atau disingkat SPK-Community.

“Dengan sedikit ilmu pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan selama di kampus, selayaknya diaplikasikan di kampung halaman. SPK ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk hal itu,” bebernya. Jumat, (14/05/2021)

Selain pendidikan kata Fajri, hal utama yang tak kalah pentingnya adalah penanaman akhlak dan karakter terhadap setiap jiwa manusia, dengan menggalakkan slogan ‘Kembali ke Masjid’.

BACA JUGA: Dinilai Sukses Jalankan Program Keagamaan, Bupati ASA Dapat Jempol dari Forum Pimpinan Ponpes

Semangat yang ia miliki itu semua dituangkan dalam sebuah spanduk yang dipasang di pinggir jalan utama di Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong.

“Dalam spanduk ini, saya menuliskan beberapa pesan utama yakni pentingnya kuliah, pengalaman selama duduk di bangku kuliah, serta para tokoh yang telah duduk bersama saya, mulai dari Professor, doktor, dokter, pengusaha, tokoh pemuda, Direktur Perusahaan, pegawai BUMN dan tokoh lainnya,” jelasnya.

Dari proses panjang yang telah dilaluinya dalam menempuh pendidikan, Fajri menutup penjelasannya lewat firman Allah SWT pada QS Al-Mujadilah ayat 11.

“Ayat itu selalu saya baca setiap pagi dan malam sebagai pemacu semangat. Karena saya yakin bahwa pengaruh dan sebab doa orangtua terutama ibu di akhir salatnya yang langsung diijabah oleh Allah SWT,” tutupnya. (Baso)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU