oleh

Eks Pejabat PDAM Sinjai Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Dijerat Pasal Berlapis

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Kasus korupsi dana hibah PDAM Tirta Sinjai Bersatu mengerucut. Kejaksaan negeri (Kejari) Sinjai telah menetapkan satu orang tersangka. Dia adalah S. Eks pejabat PDAM Tirta Sinjai Bersatu.

Kejari Sinjai menjerat S dengan pasal berlapis, yakni Undang-undang (UU) Tipikor pasal 2 dan 3 dengan ancaman hukuman masing-masing 4 tahun dan 15 tahun penjara.

“Dikenakan pasal berlapis masing-masing pasal 2 minimal 4 tahun dan pasal 3 maksimal 15 tahun penjara,” ungkap Kepala Kejari (Kajari) Sinjai, Zulkarnaen pada keterangan persnya yang digelar Kejari Sinjai, Senin (22/8) siang.

S telah diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor) dana hibah PDAM tahun 2017-2019 terkait pemasangan sambungan rumah berpenghasilan rendah, dan pipa jaringan distribusi selama dirinya menjabat sebagai direktur PDAM.

Baca juga: Kejari Sinjai Tetapkan Eks Pejabat PDAM Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah

Total dana hibah yang diterima sejak tahun 2017-2019 sebesar Rp. 8 Miliar, terdiri dari Rp. 2 Miliar tahun 2017, Rp. 3 Miliar 2018 dan Rp. 3 Miliar tahun 2019.

Kerugian negara yang diakibatkan dari Tipikor dana hibah tersebut sebesar Rp. 1 miliar. Selain telah melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi, Kejari Sinjai turut mengamankan sejumlah dokumen penting.

“Fakta di lapangan terbukti tidak sesuai jumlah dan jenisnya. Kerugian negara diperkirakan sebesar Rp. Miliar. Kita juga telah menyita dokumen yang dianggap penting,” jelasnya.

Sebelumnya Kejari Sinjai menetapkan eks pejabat PDAM Sinjai sebagai tersangka kasus korupsi Dana Hibah PDAM Tirta Sinjai Bersatu.

Baca juga: Anggota DPRD Fraksi Golkar Sinjai Tagih Janji Pokir Rp500 Juta Saat Pemkab Kekurangan Anggaran

Dalam kasus ini, Zulkarnaen menegaskan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru, setelah penetapan S sebagai tersangka. “Untuk sementara baru satu tersangka, nanti kita lihat perkembangannya kedepan,” kuncinya. (Tim)

Komentar Facebook