oleh

Gandeng Dinsos, PSBN Tumou Tou Manado Adakan Outreach Terhadap 20 Disabilitas Netra di Sinjai

KABARSINJAI.COM, – Panti Sosial Bina Netra (PSBN) “Tumou Tou” Manado bekerjasama Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, menggelar kegiatan penjangkauan luar panti/outreach untuk penyandang disabilitas netra di Kabupaten Sinjai, Rabu (5/9/2018).

Kegiatan outreach bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Sinjai, diikuti sebanyak 20 Tuna Netra serta 20 orang pendamping.

Baca Juga:
Lagi, Sinjai Bakal Kedatangan Mahasiswa Kobe University Japan
Kepala Kemenag Sinjai: Aturan Pengeras Suara di Masjid Tidak Berlaku di Bumi Panrita Kitta’

Kordinator outreach PSBN “Tumou Tou” Manado, Baharuddin mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan layanan kepada para penyandang disabilitas netra yang ada di Sinjai yang belum mendapatkan layanan rehabilitasi sosial didalam Panti.

Lebih lanjut, Baharuddin mengungkapkan layanan yang diberikan pihaknya kepada disabilitas netra adalah pemberian pelatihan materi dan praktek memijat. Selain itu pihaknya juga bakal memberikan pelatihan keterampilan hingga Orientasi Mobilitas (OM) bagi pendamping.

“Kami juga akan memberikan pelatihan bagi pendamping bagaimana cara menuntun, mendampingi mengajak bergerak dan cara menggunakan tongkat sehingga dengan munculnya kemandirian ini potensi yang mereka miliki dapat dikembangkan,” jelasnya.

Di sebutkan, Panti Sosial Bina Netra “Tumou Tou” Manado merupakan milik Kementerian Sosial RI yang menangani masalah penjangkauan outreach di wilayah Indonesia Timur.

Baca Juga:
Aksi Sosial KSR-PMI 103 Akbid Madani Sinjai Target 50 Kantong Darah
Jemaah Haji Termuda Kloter 9 Akui Pelayanan Kemenag di Arab Saudi Sangat Baik

Di Sulawesi Selatan sendiri, Baharuddin menuturkan terdapat 6 Kabupaten/Kota yang menjadi target program penjangkauan outreach, diantaranya Sinjai, Luwu Utara, Palopo, Takalar, Sidrap, dan Toraja.

Penjangkauan outreach ini mengangkat tema “Meningkatkan Peran Disalbiltas Netra yang Mandiri Untuk Menuju Masyarakat Inklusi, Tangguh, dan Berkelanjutan” berlangsung selama 3 hari dari tanggal 5 – 7 September 2018 mendatang. (Mirza)

Editor/Riswan.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU