oleh

Gedung Baru MAN 1 dipersoalkan, Komisi III DPRD Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama Instansi Terkait

Kabarsinjai.com – Sehubungan dengan rencana penambahan bangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sinjai Utara, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, yang dianggap menerobos jalan perumahan warga, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama beberapa instansi terkait seperti yang tah dijanjikan sebelumnya di Ruang Rapat DPRD, Rabu (06/09).

Rapat ini dipimpin Ketua Komisi III DPRD Sinjai, H. Bahar dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sinjai, Hj. A. Kartini, anggota Komisi III DPRD Sinjai, Kepala MAN 1 Sinjai Dra. Kamriati Anies, Kepala DinasPekerjaan Umum Sinjai, Ir.H. Ishak, Kabag Pembangunan Setdakab Sinjai, Muh. Saleh, Perwakilan Camat Sinjai Utara, Lurah Lappa dan Tokoh masyarakat setempat.

Kepala MAN 1 Sinjai, Kamriati Anies dihadapan peserta rapat kembali menyampaikan bahwa, tanah tersebut merupakan tanah milik negara yang telah dibeli oleh Pemerintah melalui Kementerian Agama dan pihaknya telah menghibahkan seluas 1 meter sebagai akses jalan bagi warga.

“Kami memiliki sertifikat tanah tersebut dan kami sudah hibahkan seluas 1 meter sebagai akses jalan dan selebihnya dilakukan penambahan gedung baru berupa bangunan Laboratorium IPA karena kami masih kekurangan laboratorium, apalagi ini merupakan salah satu penilaian sekolah adiwiyata”, jelasnya.

Foto: Kepala MAN 1 saat menghadiri rapat dengar pendapat di ruang rapat DPRD. Rabu, (06/09).

Ketua Komisi III DPRD Sinjai, H. Bahar mengungkapkan bahwa meski MAN 1 telah menghibahkan seluas 1 meter untuk akses jalan namun masyarakat setempat menginginkan agar akses jalan tersebut seluas 2,5- 3 meter.

“Persoalan ini sebenarnya masing-masing untuk kepentingan masyarakat sehingga perlu diskusi bersama secara kekeluargaan untuk menyelesaikan masalah tersebut,” katanya.

Olehnya itu pihaknya meminta kepada Pemerintah Kecamatan Sinjai Utara maupun Kelurahan Lappa untuk melakukan mediasi antara pihak sekolah dengan masyarakat setempat sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Senada yang disampaikan Ketua Komisi III, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Sinjai, Ir.H. Ishak mengatakan bahwa, akses jalan merupakan kebutuhan masyarakat setempat sehingga hal ini perlu menjadi perhatian. Bahkan pihaknya siap membeli tanah tersebut, agar masyarakat yang berdomisili diwilayah itu memiliki akses jalan yang memadai.

“Pemerintah daerah siap membeli tanah tersebut jika dimungkinkan”, ujarnya singkat. (*)

Editor   : A. Mirza.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU