oleh

Gegara Bunyi Petasan, Leher Korban Pemarangan di Sinjai Borong Nyaris Putus, Begini Kronologisnya

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan korban HR warga Dusun Mattoanging, Desa Kassi Buleng, Kecamatan Sinjai Borong menuai titik terang.

Pria berusia 37 tahun itu tewas ditangan TR 54 tahun menggunakan sebuah parang di sebuah kebun milik warga bernama Mamma Bin Paruki di Dusun Mattoanging sekira pukul 10:00 Wita.

Ironisnya, dari laporan kepolisian kejadian ini berawal dari suara petasan. Dimana sebelum peristiwa itu terjadi korban sedang membersihkan kandang sapi di belakang rumahnya dengan cangkul, tiba-tiba pelaku lewat dan menegur korban agar anaknya tidak membunyikan petasan atau mercon.

Pelaku menganggap suara petasan atau mercon mengganggu keluarganya, apalagi pelaku memiliki cucu yang baru berusia 40 hari. Akan tetapi itu tidak diterima oleh korban sehingga bersitegang terjadi antara korban dan pelaku.

Baca juga:
Breaking News: Seorang Pria di Sinjai Borong Tewas Ditebas Tetangganya Sendiri

Pada saat itulah pelaku yang sedang memegang sebilah parang bengkok (kandao) langsung mengayunkan parangnya kearah tubuh korban namun ditangkis menggunakan gagang cangkul.

Sayangnya tidak berselang lama karena terus diserang gagang cangkul patah tiga, korban pun terkena sabetan parang di bagian leher depan dan tewas di lokasi kejadian.

“Diduga setelah korban terdesak dan berusaha lari mundur untuk menyelamatkan diri yang pada saat itu pelaku terus mengejarnya dan menyerang korban dengan membabi buta sehingga leher depan korban terkena sabetan parang pelaku yang menyebabkan leher korban hampir putus dan meninggal dunia di TKP,” ungkap Kapolsek Sinjai Borong, IPTU Sasmito, Minggu (17/4/2022)

Baca juga:
Berkunjung di Bulan Ramadan, Andi Rudiyanto Asapa Lepas Rindu dengan Masyarakat Sinjai

Kini kata IPTU Sasmito, jenazah korban sudah dilakukan visum di Puskesmas setempat dan telah berada di rumah orang tuanya di Kabupaten Bulukumba.

“Sudah kita serahkan ke pihak keluarganya. Saya mengantar jenazah di rumah orang tuanya di Desa Bonto Bangun Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba,” jelasnya..

Sementara pelaku penganiayaan berat TR bersama barang buktinya telah diamankan pihak kepolisian. (Tim)

Komentar Facebook