oleh

Hadiri Rakor Perencanaan dan Pengadaan ASN 2019 di Jakarta, Ini Kata Bupati Sinjai

KABARSINJAI.COM, Jakarta – Pemerintah pusat telah menggelar rapat koordinasi perencanaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2020-2024 dan Pengadaan ASN Tahun 2019, Selasa (30/07) di Hotel Bidakara Jakarta.

Kegiatan yang dihadiri seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota se- Indonesia ini dibuka oleh
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin.

Turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, Deputi bidang SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja

Dalam arahannya, Syafruddin menyampaikan bahwa aparatur merupakan aset utama bagi sebuah organisasi, baik mikro maupun makro, baik di Indonesia hingga ke dunia.

Untuk itu melalui rakor ini akan membuat formulasi aparatur yang tepat sesuai kebutuhan. Kedepannya pemerintah daerah diharapkan fokus dalam merekrut aparatur pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis dengan skill tertentu.

Lihat juga: Camat Bulupoddo Sebut Jembatan Gantung TMMD Dukung Pembangunan dan Kemajuan Desa

Menanggapi hal itu, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa yang turut serta mengatakan pemerintah daerah akan lebih mengutamakan penerimaan tenaga dengan skill teknis khusus pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Ini yang kami harapkan dan semoga hal ini dapat diwujudkan pemerintah pusat”, Pungkas A. Seto yang turut hadir di kegiatan itu.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Kabupaten Sinjai, Haerani Dahlan, menjelaskan rakor ini dilanjutkan dengan rapat evaluasi yang dihadiri oleh seluruh Kepala BKPSDMA dan Kepala Dinas Pendidikan seluruh Indonesia.

Menurutnya hal ini bertujuan untuk melihat perencanaan perekrutan guru Tahun 2020-2024.

“Di Sinjai, sesuai dengan kewenangan kabupaten, maka kebutuhan guru untuk SD adalah 538 orang sedangkan guru SMP sebanyak 387 orang. Dan kami di BKPSDMA akan terus melakukan pembaharuan data kebutuhan guru ini setiap tahun” katanya. (**)

Editor / Bahar

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU