oleh

Ikuti Pameran dan Seminar Implementasi, Bupati ASA Apresiasi 3 Mahakarya Inovasi Pimpinan OPD

KABARSINJAI.COM, Makassar, – Tiga mahakarya inovasi yang dicetuskan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, mengikuti pameran dan seminar implementasi proyek perubahan di Lembaga Administrasi Negara (LAN), Rabu (12/10/2022).

Pameran dan seminar implementasi proyek perubahan tersebut merupakan inovasi tiga kepala OPD yang sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan X (10) di Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan (Puslatbang KMP) LAN Makassar, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan, Andi Jefrianto Asapa dengan inovasi Management of Connection, Collaboration and Application for Quality of Education
(Macca Qe).

Lalu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai, Irwan Suaib dengan inovasi Bersatu dan Terintegrasi Tanggulangi Kemiskinan (SiBaNTuKi), serta Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) DPMPTSP Sinjai, Lukman Dahlan dengan inovasi Sinkronisasi dan Keterpaduan Mewujudkan Satu Data Terintegrasi Berbasis IT Pelaku Usaha (Satu Digit Plus).

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) sekaligus melihat langsung implementasi proyek perubahan yang telah dihasilkan dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional yang telah diikuti ketiga Kepala OPD dalam kurun waktu 60 hari lamanya.

BACA JUGA:
Bupati ASA Tunjuk PLH Sekda Sinjai

Lihat Aksi Sosial Jajaran KPPN Sinjai Bantu Masyarakat yang Membutuhkan

Bupati ASA, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya dengan inovasi yang telah dicetuskan jajarannya melalui Pelatihan Kepemimpinan Nasional. Menurutnya, ketiga inovasi tersebut bakal sangat membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dalam menyelesaikan segala persoalan, baik dari sektor data pendidikan, data kemiskinan hingga data base dan pemetaan pelaku UMKM dengan sistem digital.

Seperti misalnya inovasi Macca Qe, Bupati ASA inovasi ini dapat memperbaiki kualitas dan mutu pendidikan. Selain itu menjadi database satu-satunya di sektor pendidikan yang lebih lengkap misalnya data dapodik, data akreditasi, data sertifikasi dan data-data lainnya ditampilkan dalam aplikasi Macca Qe.

Untuk inovasi SiBaNTuKi, Bupati ASA meyakini inovasi ini bakal semakin mempermudah Pemkab Sinjai dalam memverifikasi warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga, ke depan perangkat daerah yang memiliki tugas pokok dalam mengentaskan kemiskinan menggunakan satu data dalam aplikasi Sibantuki.

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa bersama Kadis Pendidikan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa disela pameran dan seminar implementasi proyek perubahan di LAN Makassar, Rabu (12/10/2022). (Salim W)

Kemudian inovasi Satu Digit Plus yang diharapkan menjadi jawaban dari memberikan kemudahan dan manfaat baik bagi pemerintah daerah, pelaku usaha maupun masyarakat untuk mengakses data yang telah terhimpun, sehingga menjadi media promosi produk bagi pelaku usaha. Termasuk melakukan intervensi dalam memberikan pelayanan publik.

BACA JUGA:
Kedapatan Bolos Sekolah, 7 Pelajar SMA di Sinjai Diamankan Petugas Satpol PP

Gubernur Sulsel Bakal Buka Porprov 2022 di Stadion Andi Bintang

“Intinya tiga-tiganya (inovasi read) sangat bermanfaat dan diwujudkan dalam membantu pemerintah daerah, baik itu Macca Qe, SiBaNTuKi maupun Satu Digit Plus. Kita tunggu dari bentuk nyata bagaimana program ini kemudian hadir menjadi solusi di era digital saat ini,” jelasnya.

Pameran dan Seminar implementasi proyek perubahan yang diikuti sedikitnya 60 inovasi dari peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional tersebut dibuka Kepala LAN RI, Adi Suryanto didampingi Kepala Puslitbang LAN Makassar, Dr. Andi Taufik. (Humas)

Komentar Facebook