oleh

Ini Penuturan Saksi Yang dibawa Forum Pemerhati Pilkada Damai Ke Panwaslu Sinjai

KABARSINJAI.COM – Dugaan bagi – bagi uang yang dilakukan salah satu tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Takyuddin Masse – Mizar Roem (TAKBIR) disinyalir terjadi di Desa Samaturue Kecamatan Tellulimpoe beberapa waktu yang lalu.

Dugaan Money Politik ini, menurut salah satu saksi, Dame’ warga Desa Samaturue Kecamatan Tellulimpoe mengaku dirinya diundang untuk menghadiri pertemuan, namun setelah sampai di lokasi dirinya disumpah bersama puluhan warga lainnya pada tanggal 21 Juni 2018 kemarin.

“Iya pak, kami disuruh berdiri dan disumpah diatas Al-Qur’an setelah itu di data dan disuruh kembali pulang, berselang beberapa jam ada kurir dari tim pemenangan paslon dari acara sumpah tersebut yang bawa kerumah uangnya sebesar Rp. 100 ribu,” ungkapnya kepada awak media, Senin (25/6/2018) di Halaman Kantor Panwaslu Sinjai.

Senada disampaikan, Kani sebagai saksi lainnya yang dibawa Forum Pemerhati Pilkada Damai menuturkan hal yang sama jika dalih yang digunakan tim pemenangan yang dilakukan salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Takyuddin Masse – Mizar Roem (TAKBIR) adalah dengan mengundang menghadiri pertemuan.

“Disana kami di data lalu diberikan kartu yang disebut ‘Kartu TAKBIR 3 Juta /KK’,” urai Kani.

Selain Dame dan Kani, Forum Pemerhati Pilkada Damai juga menghadirkan saksi lainnya, yakni Haraming, Sumarni, dan Murniati.

Sementara itu, Komisioner Divisi Hukum dan penindakan Panwaslu Sinjai, Saifuddin menyampaikan telah menerima laporan para saksi yang dihadirkan oleh massa demonstrasi dan akan memproses secepatnya.

“Inshaa Allah dalam wktu Lima hari kedepan hasilnya akan kami publish,” pungkasnya.

Sebelumnya, diberitakan Puluhan masyarakat Kabupaten Sinjai yang mengatasnamakan dirinya Forum Pemerhati Pilkada Damai melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Panwaslu Kabupaten Sinjai, Jalan Garuda, Senin (25/6/2018) terkait aspirasi dugaan Money Politik di Pilkada Sinjai.

Mereka menuntut Panwaslu agar paslon TAKBIR di diskualifikasi dalam helatan Pilkada 2018, karena diduga telah melakukan Money Politik dengan menyumpah masyarakat diatas Kitab Suci Al-Qur’an, ditanggal 21 Juni 2018 kemarin dan pembagian kartu untuk pencairan dana 3 Juta/KK jika terpilih nanti ditambah uang tunai. (Mirza)

Editor / Irawan

Komentar Facebook

BERITA TERBARU