oleh

Ini Penyebab Meroketnya Harga Cabai Rawit di Sinjai

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Komoditi cabai rawit di pasar sentral Sinjai melambung tinggi. Harganya mencapai Rp65 ribu per Kilogram (Kg), sedangkan harga normal biasanya Rp30 ribu per Kg.

Kondisi kenaikan harga cabai rawit ini telah berlangsung lama hingga dua pekan lamanya. Bahkan tidak sedikit konsumen mengeluhkan kenaikan harga ini.

Kepala Dinas Perindustrian perdagangan (Disperindag) dan ESDM Sinjai, Muh Saleh membenarkan harga cabai rawit di Sinjai melambung tinggi hampir di seluruh pasar yang ada di Kabupaten Sinjai.

Kenaikan harga cabai ini, kata Saleh disebabkan karena produksi atau panen cabai ditingkat petani berkurang sedangkan permintaan konsumen meningkat apalagi menjelang hari raya IdulAdha 1443 H.

BERITA LAINNYA: Sandiaga Uno Bakal ke Sinjai Lagi, ini Tujuannya

Hal itu diakibatkan karena faktor cuaca yang beberapa minggu terakhir cukup ekstrem, sehingga hasil panen cabai berkurang. Namun dipastikan tidak langka.

“Akibat cuaca (hujan) yang terus mengguyur daerah Sinjai dan sekitarnya mengakibatkan hasil panen menurun drastis. Kita tahu tanaman cabai pantangannya air makanya banyak petani yang hasil panennya menurun,” ungkap Muh Saleh, Jumat (24/6).

Meski demikian, Saleh menjamin ketersediaan komoditi cabai di Kabupaten Sinjai aman hingga hari raya IdulAdha mendatang. Sebab, pasokan cabai tidak pernah putus, baik pasokan cabai lokal maupun dari luar Kabupaten Sinjai.

BERITA LAINNYA: Kafilah MTQ Sinjai Dilepas, ini Pesan Penting Bupati ASA Untuk Qari dan Qariah

“Insya Allah aman, kita terus pantau perkembangan di pasar maupun di tingkat petani. Panen terus berlanjut di Sinjai maupun cabai dari Jeneponto sehingga pasokan terus ada meski sedikit berkurang dari biasanya,” jelasnya.

Selain cabai, kebutuhan pokok lainnya yang mengalami kenaikan harga seperti sayur mayur jenis tomat dan telur kendati kenaikan harga ini masih terbilang normal jelang IdulAdha. (Tim)

Komentar Facebook