oleh

Ini Pernyataan Pihak Polres Sinjai Terkait Kasus PRONA di Sinjai.

KABARSINJAI.COM – Sehubungan pengaduan Ketua Advokasi DPD Ikatan Pemuda Peduli Rakyat Indonesia (IPPRI) SulSel, Muhammad Anis bersama tim Hukum DPP IPPRI dan LBH Dato7a terkait kasus Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) ke Polda Sulsel, pihak Kepolisian Resort (Polres) Sinjai, angkat bicara.

Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Sinjai, IPDA Bondan Wicaksono mengatakan bahwa pihaknya telah mengundang beberapa saksi atau korban untuk dimintai klarifikasi beberapa waktu yang lalu namun hanya ada Satu orang yang mengindahkan undangan tersebut.

Hingga, kata Bondan pihaknya kini telah melakukan upaya jemput bola dengan mendatangi rumah saksi untuk dilakukan introgasi.

“Setelah melakukan introgasi, saat ini kami masih mengumpulkan bukti – bukti kuat, dan apabila kami rasa bukti sudah kuat maka kami akan lakukan gelar perkara, apakah kasus ini akan dinaikkan ke tahap penyidikan atau bagaimana,” ungkap IPDA Bondan yang ditemui diruang kerjanya, Kamis (12/4/2018).

Sementara itu, Kapolres Sinjai, AKBP Ardiansyah yang berhasil dikonfirmasi kabarsinjai.com mengatakan, saat ini pihak Polda Sulsel juga telah mengonfirmasi ke Polres Sinjai terkait pengaduan DPD IPPRI Sulsel dan penanganannya.

“Polda juga sudah konfirmasi ke Polres penanganannya. Kita sudah melakukan penyelidikan lanjutan, dan Kami akan komunikasikan kepada pelapor terkait perkembangannya,” tulis Ardiansyah melalui Via Whatssapp, Rabu (11/4/2018) malam.

Diberitakan sebelumnya melalui media ini, DPD IPPRI Sulsel menyampaikan pengaduan secara tertulis ke Polda Sulsel terkait kasus PRONA yang dilakukan salah satu Oknum Kepala Desa di Sinjai, Rabu (11/4/2018).

Bahkan pihak IPPRI Sulsel, mendesak Polda Sulsel untuk segera dilakukan gelar perkara. (A. Mirza)

Editor : Irawan.

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU