Ini Upaya PDAM Sinjai Agar Distribusi Air Bersih Kerumah Pelanggan Tidak Asin Lagi

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Kualitas Produksi Air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sinjai yang berpusat di Kelurahan Lamatti Rilau, Kecamatan Sinjai Utara turut berdampak kemarau panjang.

Sejak lima hari terakhir, air sungai tangka yang selama ini dijadikan sebagai air baku produksi PDAM, memiliki kadar garam yang tinggi lantaran terpapar air laut.

Hal itu disebabkan turunnya debit air sungai, yang kemudian memicu masuknya air laut saat terjadi pasang,

Akibatnya sekitar 12 ribu pelanggan PDAM yang tersebar di sejumlah kelurahan di Kecamatan Sinjai Utara, mendapatkan distribusi air yang kurang sedap atau terasa asin.

Mengatasi keluhan pelanggan, pihak PDAM Sinjai bekerjasama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat menyiasati dengan cara membuat tanggul darurat sepanjang 70 meter dengan tinggi 2 meter dan lebar 3 meter.

Hal itu dilakukan untuk membendung masuknya air laut ke wilayah pengisapan pompa air baku PDAM.

“Jadi ketika terjadi air pasang dari laut maka posisi air tawar berada di bawah dari air laut sehingga kalau tidak ditanggul maka air laut sampai ke daerah isapan pompa, semoga dengan upaya ini, air laut tidak masuk lagi”, Ungkap Direktur PDAM Sinjai, Suratman, Jumat (04/0)

Menurutnya air baku PDAM terkontaminasi air pasang laut terjadi setiap musim kemarau panjang.

Sebelumnya, petugas PDAM Sinjai telah berupaya membendung air pasang masuk ke sungai tangka menggunakan puluhan karung yang berisi pasir dan batu.

Namun cara itu belum sepenuhnya mengatasi air baku PDAM terpapar air laut, sehingga pihaknya menambah tinggi tanggul menggunakan alat berat. (Chali)

Editor / Andis