oleh

Jarah Ponsel, Residivis Maling Ini Kembali Rasakan Dinginnya Hotel Prodeo

KABARSINJAI.COM, Makassar, – Reynaldi Manopo (20), dijebloskan ke bui sel Mapolsek Panakkukang, warga Jalan Urip Sumoharjo ini di adukan dengan nomor pengaduan /K/II/ 2019 / Restabes Makassar/Sek Panakukkang pada tanggal 15 Februari dalam tindak pidana pencurian pemberatan (Curat).

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Andry Kurniawan mengungkapkan, maling yang dijebloskan ke bui sel itu adalah residivis maling. Dia merupakan pelaku pembobol rumah warga di Jalan Urip Sumoharjo.

“Aduan yang kami terima dari warga Jalan Urip Sumoharjo itu kami tindaklanjuti. Disebutkan bahwa ponsel miliknya raib digondol maling,” terang Kanit Reksrim saat dikonfirmasi, Selasa (22/10/2019)

Baca Juga: Setelah Diberhentikan Jokowi, Ini Pengganti Jendral Tito Sebagai Kapolri

Proses penyelidikan kata dia, pada hari Sabtu (19/10/2019), berbuah hasil setelah anggota Resmob Polsek Panakkukang melihat seorang pemuda dengan gelagat mencurigakan.

“Saya kemudian yang didampingi Panit II Reksrim Ipda Roberth Hariyanto Siga yang memimpin langsung proses penangkapan, sebelum pemuda itu ditangkap lebih dulu kami mengintainya. Dia (Pelaku), itu sedang masuk ke sebuah lorong pandangannya ke rumah warga mencurigakan. Tak butuh waktu lama kami langsung menyergapnya,” jelas Kanit Reksrim.

Setelah dibekuk sambung dia, pemuda tersebut langsung digiring ke Posko Resmob Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan.

“Pengakuannya bahwa benar dirinya yang pernah membobol rumah warga di Jalan Urip Sumoharjo berdasarkan laporan korban sebelumnya. Pelaku mengaku menjarah ponsel korban setelah sebelumnya memanjat pagar depan rumah korban, kemudian masuk ke rumah korban lewat kamar mandi lalu mengambil ponsel korban. Aksinya saat itu sebut pelaku bahwa ia bersama rekannya yang sudah kami kantongi identitasnya yang kini masih buron. Ponsel korban ia jual seharga Rp300 ribu,” jelas Kanit Reksrim menirukan pengakuan pelaku.

Baca Juga: Diumumkan, Ini Nama-Nama yang Lulus Seleksi Administrasi JPT Pratama Lingkup Pemkab Sinjai

Tidak sampai disitu saja kata Kanit Reksrim, pelaku juga mengaku bahwa uang hasil petikannya itu setelah ia bagi dua bersama rekannya yang buron itu, kemudian pelaku sendiri membelanjakan narkoba.

“Uang hasil petikannya dibelanjakan narkoba. Kasus ini masih dalam pengembangan baik barang yang dijarahnya itu termasuk kami dalami keterlibatannya dalam penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya.

Penulis : Ismar
Sumber : Berita Bersatu

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU