Jelang Pilkada 2024, ASN Wajib Menjaga Netralitas dan Menyikapi Situasi Politik

KABARSINJAI –┬áPemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 tinggal beberapa bulan lagi.

Menyambut pesta demokrasp lima tahunan ini, Pj Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib untuk menjaga netralitas.

“Termasuk menyikapi situasi politik dan tidak terpengaruh atau mempengaruhi pihak lain khususnya melakukan kegiatan yang mengarah keberpiaakan atau ketidaknetralan”, Ungkap Pj Bupati Sinjai saat membuka Rapat Koordinasi dan Sosialisasi terkait netralitas ASN pada Pilkada 2024 secara virtual, Rabu (10/07/2024) yang digelar oleh Kesbangpol Sinjai.

Ia berharap agar ASN senantiasa menaati aturan yang berlaku dan menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin selama masa kampanye baik pelangaran ringan maupun pelanggaran berat yang dapat merugikan ASN sendiri.

Selain itu, juga dikatakan bahwa dalam setiap Pilkada suhu politik pasti meningkat, menghangat dan memanas.

Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk menghindari dari tindakan yang akan menimbulkan perpecahan dan tidak melakukan tindakan yang bisa menimbulkan fitnah

“Terkait netralitas ASN, ini selalu menjadi sorotan publik, oleh karena itu ASN harus memiliki peran yang krusial dalam menjaga netralitas dalam proses pilkada serta memastikan kelancaran demokrasi di Sinjai dengan asas netralitas seorang ASN harus dapat diwujudkan sesuai amanat undang-undang,” jelasnya.

Rapat Koordinasi dan Sosialisasi terkait netralitas ASN pada Pilkada 2024 ini turut diikuti para Pejabat dan seluruh ASN Lingkup Pemkab Sinjai dari Kantornya masing-masing.

Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol Sinjai Akbar Juhamran dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting dengan tujuan para ASN dapat memahami aturan-aturan yang berlaku dalam menjaga netralitas pada pilkada 2024. (**)

 

Komentar